KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Hari pertama masuk sekolah saat Ramadan diawali para siswa SD-SMP di Kota Madiun dengan khataman Alquran, Kamis (6/3).
Kegiatan yang bertujuan untuk mempertebal ilmu agama tersebut diselenggarakan di dua lokasi. Antara lain, di Pondok Abi Bahrun dan Pondok Lansia.
Wakil Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun (BP) menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi fondasi penting bagi generasi muda.
Melalui program ini, peserta didik tidak hanya diajarkan pemahaman agama, tetapi juga sesuai dengan misi Madiun Kota Pintar.
’’Kegiatan ini sangat positif dan kami sangat mendukung. Harapannya, kegiatan semacam ini bisa terus dilaksanakan dan dikembangkan,’’ ujar Bagus.
BP juga menekankan bahwa persiapan generasi emas 2045 harus dimulai dari berbagai aspek, seperti pendidikan, kesehatan, hingga pemenuhan gizi.
Pemkot Madiun telah menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas.
’’Pendidikan dasar segalanya. Kota Madiun bergerak cepat mengadakan kegiatan seperti ini agar anak-anak mendapat pendidikan agama yang kuat,’’ tambah politisi PSI tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun, Lismawati, menjelaskan bahwa Pondok Ramadan dan Khataman Alquran berlangsung selama satu minggu.
Peserta didik akan mengikuti kegiatan tersebut secara bergiliran.
Di Pondok Abi Bahrun, kegiatan dimulai pukul 07.30 hingga salat duhur, sedangkan di Pondok Lansia berlangsung hingga salat tarawih.
Kegiatan ini diikuti oleh 1.624 siswa SD dan SMP, serta guru dari PAUD, TK, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta.
’’Semua guru yang beragama Islam, mulai dari PAUD hingga SMP, juga ikut serta dalam kegiatan ini,’’ jelasnya.
Dia menambahkan, program ini tidak hanya bertujuan untuk mencetak generasi muda yang cerdas, tetapi juga membentuk karakter dengan akhlak yang baik.
Oleh karena itu, tahun ini target khataman Alquran meningkat menjadi 3.000 kali, lebih banyak dari tahun sebelumnya yang mencapai 1.000 kali khatam.
’’Dengan memperbanyak kegiatan keagamaan seperti ini, semoga anak-anak semakin bertambah keimanannya, terutama di bulan Ramadan,’’ pungkas Lismawati. (err/her)
Khataman Alquran di Kota Madiun
Target khataman 2023: 1.000 kali
Target khataman 2024: 1.000 kali
Target khataman 2025: 3.000 kali
Jumlah peserta khataman: 1.624 peserta yang terdiri dari pengajar hingga siswa SD–SMP dan guru PAUD–TK
Jumlah SD: 58 sekolah
Jumlah SMP: 24 sekolah
Pembagian Lokasi:
Pondok Abi Bahrun, Jalan Merpati
Waktu: Mulai pukul 07.30 hingga salat duhur
Pondok Lansia, Kelurahan Klegen
Waktu: Mulai pukul 07.30 hingga salat tarawih
Editor : Mizan Ahsani