KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kota Madiun bakal punya pusat perekonomian baru. Itu seiring rencana pemkot mengembangkan Taman Lalu Lintas Bantaran Kali Madiun.
Kelak, kawasan perekonomian itu terintegrasi dengan Pahlawan Street Center (PSC). ‘’Perencanaan mulai dibahas tahun ini,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Kamis (6/3).
Maidi mengamini bahwa Taman Bantaran akan dijadikan pusat perekonomian baru. Hal tersebut bertujuan sebagai upaya pemerataan ekonomi.
‘’Sehingga, pergerakan ekonomi nanti tidak hanya di PSC,’’ ujarnya.
Maidi menilai, kawasan Taman Lalu Lintas punya potensi besar. Bahkan, menjadi satu-satunya sumber daya alam (SDA) di Kota Madiun yang dapat dijadikan objek wisata.
Ke depan, pemkot bakal membangun replika Tembok Besar Tiongkok. Pun, wisata air mancur menari di aliran Bengawan Madiun.
‘’Khusus replika Tembok Besar Tiongkok, arsitek sudah saya beri gambarannya seperti apa pada Selasa malam (4/3) lalu. Tapi, ada beberapa yang saya revisi,’’ ungkapnya.
Maidi ingin replika benar-benar serupa dengan wujud aslinya. Pembangunan tak bisa dilakukan asal-asalan.
Agar, daya tarik replika semakin kuat untuk menggaet wisatawan. ‘’Jika perlu, arsitek berangkat ke sana (Tiongkok, Red),’’ ujarnya.
Menurut dia, kawasan tersebut bakal menjadi objek wisata lengkap. Serta, dijadikan sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
‘’Lahan luas dimanfaatkan untuk parkir kendaraan besar. Karena setiap hari 10 hingga 20 bus datang ke kota ini. Kami pusatkan untuk kedatangan wisatawan,’’ jelasnya.
Pembangunan replika hingga pengembangan kawasan Taman Lalu Lintas Bantaran Kali Madiun dilakukan bertahap.
Karena efisiensi anggaran, pemkot hanya melakukan pelebaran jalan hingga melengkapi sarana prasarana utilitas umum di kawasan tersebut tahun ini.
‘’Tahun ini masih menyusun konsep dan hitung-hitungan anggaran. Insya Allah tahun depan,’’ pungkas Maidi. (ggi/den)
Editor : Mizan Ahsani