Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bripka Oktavia Chintya Pratiwi, Anggota Satlantas Polres Madiun Kota yang Pernah Emban Tugas Jadi Ajudan Istri Wakapolri

Erlita H • Sabtu, 8 Maret 2025 | 18:15 WIB

 

Bripka Oktavia Chintya Pratiwi
Bripka Oktavia Chintya Pratiwi

Jawa Pos Radar Madiun – Disiplin, tangguh, dan berprestasi. Tiga kata itu cukup menggambarkan sosok Bripka Oktavia Chintya Pratiwi, yang sehari-hari bertugas di Samsat Madiun Kota.

Tak hanya fokus pada pelayanan masyarakat, Chintya juga aktif berolahraga, mulai dari jogging hingga badminton, yang sudah menjadi bagian dari gaya hidupnya selama ini.

Setiap hari, rutinitas Chintya dimulai sejak pagi, dengan bangun lebih awal untuk beribadah, kemudian jogging sebelum menjalankan tugas dinas.

’’Kalau tidak ada kegiatan dinas, saya biasanya olahraga sekitar pukul 16.00 WIB. Kadang sendiri, kadang bersama suami,’’ ungkapnya, polwan berusia 34 tahun itu, kemarin (7/3).

Menurutnya, kunci utama dalam menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan hobi adalah manajemen waktu yang baik. Saat ada waktu luang, dia selalu menyempatkan diri untuk berolahraga, baik untuk sekadar jogging biasa maupun mengikuti berbagai event lari.

Tak hanya aktif di kepolisian dan olahraga, Chintya juga memiliki pengalaman luar biasa dalam kariernya. Salah satu pengalaman paling berkesan adalah saat menjadi ajudan istri Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan Jenderal Pol (Purn) Badrodin Haiti.

Kesempatan ini datang ketika dirinya pertama kali bertugas di Polda Jatim, lalu mengikuti seleksi tim di Mabes Polri pada 2012. Dari 20 polwan yang mengikuti seleksi, hanya dua orang yang terpilih, salah satunya adalah Chintya.

Di penugasan pertamanya di Mabes Polri, dia ditempatkan sebagai staf Kapolri, sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan bertugas sebagai staf Wakapolri dan ajudan istri Wakapolri.

Pengalaman ini membawanya ke berbagai tempat, termasuk menghadiri acara resmi di Istana Negara, hingga keliling Indonesia. ’’Itu pengalaman yang tidak akan terlupakan. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan seperti itu,’’ tambahnya.

Chintya juga memiliki pesan penting di momen Hari Perempuan Internasional (Women's Day). Menurutnya, setiap perempuan harus berani mengejar pendidikan tinggi dan meraih karier yang diimpikan, tanpa harus melupakan kodratnya sebagai perempuan.

’’Perempuan memiliki peluang yang sama dengan laki-laki. Jangan takut untuk memperjuangkan hak mendapatkan pendidikan tinggi dan membangun karier, tetapi tetap tidak melupakan peran sebagai perempuan,’’ pesannya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Bripka Oktavia Chintya #hari perempuan internasional #ajudan wakapolri #Polwan Madiun