MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mulai merancang zona khusus bagi pengamen jalanan guna menertibkan aktivitas mereka di tempat umum.
Wali Kota Madiun Maidi mengakui bahwa jumlah pengamen di kota ini semakin bertambah, terutama di perempatan lampu merah dan warung makan. Untuk mengatasi hal ini, pemkot akan menyediakan lokasi khusus agar mereka bisa tetap berkarya tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat.
"Nanti akan ada zona khusus, misalnya di Alun-alun, sehingga pengamen tidak perlu keliling dari satu tempat ke tempat lain," ujar Maidi, Minggu (3/3) lalu.
Konsep yang ditawarkan adalah memberikan ruang bagi pengamen untuk tampil di lokasi strategis, seperti kawasan kuliner, sehingga masyarakat bisa menikmati hiburan setelah makan.
Salah satu contoh yang sudah berjalan adalah di Jalan Cokroaminoto, di mana pengamen ditempatkan di area warung makan Pecel 99. Kawasan Sleko juga dipersiapkan sebagai salah satu titik zona mengamen.
Maidi menegaskan bahwa pengamen dengan bakat musik perlu mendapatkan dukungan agar bisa berkembang. Oleh karena itu, pemerintah berencana membina mereka agar lebih terarah. Salah satu programnya adalah membawakan lagu-lagu dengan tema Madiun Maju Mendunia.
"Insya Allah, kami akan membina mereka supaya lebih tertata. Jika ada kekurangan, kita perbaiki bersama," tambahnya.
Maidi juga berharap kebijakan ini bisa memberdayakan masyarakat melalui aktivitas yang lebih positif. Program ini akan melibatkan OPD dan masyarakat Kota Madiun untuk memastikan lingkungan tetap nyaman dan kondusif. (her)
Editor : Hengky Ristanto