KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kabar baik bagi lansia penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Madiun.
Kemarin (14/3), bantuan sosial PKH Plus dari Pemprov Jatim mulai dicairkan. Tambahan bantuan ini diberikan khusus bagi penerima PKH pusat yang berusia 70 tahun ke atas.
Sebanyak 258 keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan tambahan bantuan sebesar Rp 500 ribu per tiga bulan.
Bantuan ini melengkapi pencairan PKH pusat tahap I yang sebelumnya sudah disalurkan kepada 3.618 KPM lansia dengan nominal Rp 600 ribu per orang.
Kepala Dinsos PPPA Kota Madiun, Heri Suwartono, menjelaskan bahwa program PKH Plus hadir karena kebutuhan lansia tergolong kompleks.
Tambahan bantuan dari Provinsi diharapkan dapat membantu meringankan beban mereka, terutama menjelang Idul Fitri.
’’Kalau yang ini (PKH Plus, Red) memang tambahan dari Provinsi. Sedangkan PKH pusat sudah dicairkan Februari lalu. Ini sebagai bentuk perluasan bantuan untuk lansia,’’ ujar Heri saat monitoring penerimaan PKH Plus di Shelter Srindit.
Total anggaran tahap I PKH Plus di Kota Madiun mencapai Rp 129 juta. Heri berharap bantuan ini tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan warga, tetapi juga mampu menekan inflasi daerah.
’’Kami sarankan agar bantuan ini digunakan untuk kebutuhan pokok, bukan untuk belanja konsumtif seperti rokok dan barang yang tidak esensial. Meskipun momen Lebaran banyak keperluan, pastikan dulu kebutuhan makanan keluarga terpenuhi,’’ tambah Heri.
Salah satu penerima manfaat, Sriatun, warga Kelurahan Kanigoro, Kartoharjo, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan ini.
’’Hari ini (kemarin, Red) saya ambil bansos PKH Plus Rp 500 ribu. Rencananya untuk belanja kebutuhan pokok menjelang Lebaran,’’ ujar perempuan 70 tahun tersebut. (err/her)
Editor : Mizan Ahsani