KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Lebaran kian dekat. Bersamaan itu, pengamanan mobilitas pemudik di Kota Madiun memasuki tahap akhir persiapan.
Sebanyak 350 personel gabungan diterjunkan selama Operasi Ketupat Semeru (OKS) 2025 berlangsung.
Dari jumlah itu, 250 personel berasal dari Polri. Mereka disebar ke berbagai titik strategis, termasuk pos pengamanan di jalur mudik dan pusat keramaian kota.
’’Prinsipnya, kami siap memberikan respons cepat jika ada permasalahan di lapangan. Mulai dari pengamanan di tempat umum hingga rekayasa lalu lintas guna mencegah kemacetan,’’ ujar Wakapolres Madiun Kota Kompol Supiyan, Kamis (20/3).
Supiyan tak menampik potensi kepadatan lalu lintas selama libur Lebaran. Terutama di jalur utama mudik dan pusat perbelanjaan.
Untuk mengantisipasi itu, kepolisian telah menyiapkan langkah strategis.
’’Rekayasa lalu lintas akan diterapkan di titik rawan kepadatan agar arus kendaraan tetap lancar,’’ katanya.
Sterilkan Kota Madiun dari Gangguan Kamtibmas, Polres Potong 479 Knalpot Brong dan Musnahkan 1.242 Liter Arjo
Tak hanya itu, dalam apel gelar pasukan, pihaknya juga melakukan pemusnahan barang bukti hasil operasi cipta kondisi (cipkon).
Barang bukti yang dimusnahkan meliputi 1.242 liter minuman keras jenis arak jowo (arjo), 75 botol minuman beralkohol, serta 479 knalpot brong.
’’Pemusnahan ini bagian dari upaya menjaga ketertiban selama Ramadan dan Lebaran. Miras dan knalpot brong sering menjadi pemicu gangguan keamanan,’’ tandas Supiyan. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani