Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Masuk 10 Hari Terakhir Ramadan, Ini Tanda-Tanda Lailatul Qadar Menurut Ketua MUI Kota Madiun

Erlita H • Minggu, 23 Maret 2025 | 10:00 WIB
Ilustrasi malam lailatul qadar
Ilustrasi malam lailatul qadar

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Ini sudah masuk 10 hari terakhir Ramadan. Umat Islam mulai berlomba-lomba meningkatkan ibadah demi meraih malam Lailatul Qadar.

Malam istimewa yang lebih baik daripada 1.000 bulan.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun Miftahul Huda mengatakan, Rasulullah SAW pernah mengeluhkan usia umatnya yang jauh lebih pendek dibandingkan umat nabi-nabi sebelumnya yang bisa mencapai 900 tahun kepada Allah SWT.

Sebagai jawaban atas keluhan itu, Allah menurunkan surat Al-Qadr.

"Jika seseorang mendapatkan satu kali malam Lailatul Qadar, maka pahala yang diperoleh setara dengan ibadah selama 83 tahun 4 bulan. Jika seseorang mendapatkannya hingga 10 kali dalam hidupnya, maka ibadahnya bisa disamakan dengan lebih dari 800 tahun," jelas Miftahul, Sabtu (22/3).

Malam Lailatul Qadar diyakini terjadi pada salah satu dari 10 malam terakhir Ramadan. Terutama, di malam-malam ganjil.

Rasulullah SAW pun menganjurkan umatnya untuk mencari Lailatul Qadar di malam-malam tersebut.

Sebagian ulama, termasuk Imam Al-Ghazali, menyebutkan bahwa waktu turunnya Lailatul Qadar dapat diprediksi berdasarkan hari pertama Ramadan.

Jika awal Ramadan jatuh pada Ahad atau Rabu, maka Lailatul Qadar diperkirakan jatuh pada malam ke-29.

Jika jatuh pada Senin, maka Lailatul Qadar diprediksi terjadi pada malam ke-21. Jika jatuh pada Selasa atau Jumat, maka malam ke-27 menjadi kemungkinan terbesar.

Kalau jatuh pada Kamis, maka malam ke-25. Sementara Sabtu, maka malam ke-23 adalah yang paling utama.

Selain berdasarkan perhitungan kalender, Miftahul juga menyebutkan beberapa tanda-tanda alam yang sering dikaitkan dengan malam Lailatul Qadar.

Yakni, matahari terbit dalam keadaan bulat sempurna tanpa sinar yang menyilaukan.

Cuaca malam terasa tenang, tidak terlalu panas atau dingin. Angin berembus dengan lembut, membawa ketenangan dan kedamaian.

Langit terlihat bersih dan cerah tanpa banyak awan. Malam Lailatul Qadar berlangsung dari setelah Magrib hingga terbit fajar.

Ini adalah malam yang penuh keberkahan, di mana malaikat turun ke bumi untuk mencatat amal ibadah umat Islam yang menghidupkan malam tersebut.

Miftahul menyarankan agar umat Islam memanfaatkan malam-malam ini dengan ibadah yang maksimal.

Seperti tadarus Al-Qur’an, salat malam (qiyamul lail), sedekah dan amal kebajikan, doa dan zikir, serta i’tikaf di masjid.

Di Kota Madiun, beberapa masjid besar seperti Masjid Agung telah menggelar kegiatan i’tikaf dan qiyamul lail di malam-malam ganjil untuk memfasilitasi umat Islam. "Di Masjid Agung Kota Madiun, ada kegiatan i’tikaf dan qiyamul lail setiap malam ganjil agar masyarakat bisa lebih fokus beribadah," pungkasnya. (err/den)

Editor : Mizan Ahsani
#kota madiun #lailatul qadar #ramadan #mui #10 hari terakhir #tanda #malam