KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Lebaran tinggal menghitung hari. Berbagai persiapan lantas dilakukan pemkot demi menyambut para pemudik yang pulang kampung.
Kemarin (24/3), rapat koordinasi lintas sektor digelar untuk membahas hal tersebut.
’’Sudah kami siapkan semua. Insya Allah, yang datang ke Kota Madiun akan pulang dengan bahagia dan membawa cerita yang indah,’’ ujar Wali Kota Madiun, Maidi.
Dia menyebut sejumlah agenda Lebaran akan digelar, termasuk takbir keliling terbatas tanpa kendaraan bermotor.
Dia menekankan pentingnya keamanan pribadi bagi petugas yang terlibat dalam kegiatan.
’’Jaga diri dulu sebelum menjaga orang lain. Kalau tidak mampu mengamankan dirinya sendiri, tidak usah ikut turun,’’ tegasnya.
Dia juga menyoroti potensi kemacetan dan parkir liar dengan tarif tinggi.
Terkait hal itu, petugas akan ditempatkan di titik rawan serta meningkatkan pelayanan penyeberangan jalan oleh Satpol PP.
Maidi bahkan menegaskan, ASN di lingkungan Pemkot Madiun diimbau untuk tidak libur selama Lebaran.
Khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik. Seperti dispendukcapil, RSUD Kota Madiun, dan dinas perhubungan (dishub).
’’OPD harus tetap menjaga kota. Semua turun tangan, jadi tuan rumah yang baik bagi para tamu. Saya pun ikut menyambut,’’ katanya.
Sementara itu, program ngantor tapi tidak di kantor bertajuk kantor lapangan keliling diterapkan Wali Kota Madiun Maidi di 100 hari kerja pertama.
Kemarin, bersama sejumlah OPD terkait dia memilih ngantor di kawasan Taman Bantaran. ’’Ini bagiannya Kecamatan Manguharjo,’’ kata Maidi.
Dia memilih Bantaran dengan berbagai pertimbangan.
Salah satunya untuk mendukung perekonomian di lokasi tersebut.
Selain itu, sebagai langkah awal pembenahan fasilitas-fasilitas yang ada.
’’Saya harus datang di sini. Saya harus ngantor di sini. Tempat-tempat yang kurang nyaman harus kami bikin nyaman,’’ terangnya.
Semua pelayanan dibawa ke Bantaran. Tamu-tamu dari luar kota juga diterima di tempat tersebut pada 24–27 Maret.
Bisa dilayani sampai pukul 23.00. Dalam kesempatan itu, dibuka stand bazar masing-masing OPD.
Pun, wisata offroad untuk menarik wisata luar kota. ’’Antre di sini, ngopi makan di UMKM. Kebutuhan masyarakat bertemu wali kota terpenuhi,’’ ungkap Maidi.
Terpisah, Kapolres Madiun Kota AKBP Agus Dwi Suryanto mengatakan, pengamanan akan difokuskan pada titik-titik strategis.
Di antaranya seperti jalur mudik, tempat wisata, pusat keramaian, dan lokasi rawan kejahatan. Total ada 5 pos pelayanan dan 1 pos terpadu yang disiapkan.
Sebanyak 250 personel Polres diterjunkan, dibantu 176 personel gabungan dari Pemkot Madiun, TNI, dan instansi terkait.
’’Termasuk personel cadangan untuk mengamankan kegiatan masyarakat selama Lebaran,’’ pungkasnya. (err/den/her)
Hasil Rakor dan Pembagian Tugas
Dinas Perdagangan: pengondisian harga bahan pokok
Dinas Perhubungan: pengaturan aturan lalulintas
Satpol PP: memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat
DLH: pengondisian pembersihan sampah
Polres Madiun Kota: pengamanan dan kenyamanan masyarakat mudik
TNI: membantu pengamanan masyarakat
Dinkes-PPKB: melayani kesehatan masyarakat
Baznas: penyaluran beras zakat
Bulog: memastikan ketersediaan stok pangan
Pertamina: memastikan ketersediaan stok elpiji dan BBM
Editor : Mizan Ahsani