KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Wali Kota Madiun Maidi serius mendukung program nasional makan bergizi gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat.
Salah satu buktinya, Maidi meninjau langsung pengukuran lahan untuk pembangunan dapur MBG di samping Lapak UMKM Banjarejo, Selasa (25/3).
Di lokasi tersebut, Maidi berencana membangun dua dapur MBG dalam satu area.
Dapur ini juga akan didukung lahan seluas 4 hektare yang bakal ditanami sayuran sebagai penunjang kebutuhan dapur sehat.
’’Sudah ada rencana empat dapur di dua lokasi. Hari ini kami mulai ukur di titik pertama,’’ katanya.
Rencananya, Kota Madiun akan membangun enam dapur MBG yang tersebar di tiga titik strategis.
Setiap kecamatan nantinya memiliki dua dapur, lengkap dengan lahan pendukung seluas sekitar lima hektare.
Salah satunya adalah lahan di Kelurahan Banjarejo yang dinilai Maidi sangat cocok.
Sebab, berada dekat dengan sejumlah sekolah yang menampung sekitar 3.000 siswa.
’’Lahannya milik pemkot, sekitar 4–5 hektare. Di sinilah dapur sehat akan dibangun,’’ ujarnya.
Selain untuk mendukung program MBG, dapur ini juga akan bersinergi dengan program Kampung Diabetes.
Diharapkan, menu makanan sehat dan bergizi tidak hanya disiapkan untuk pelajar, tapi juga bagi masyarakat penderita diabetes.
Dapur MBG kedua direncanakan berada di wilayah Kanigoro, di atas lahan lima hektare.
Sementara di kawasan dekat Rusunawa, pemkot menyiapkan lahan sekitar enam hektare yang akan digunakan untuk mendukung program Sekolah Rakyat.
Maidi menegaskan, fungsi tanah tidak akan diubah, namun jenis tanaman akan disesuaikan dengan kebutuhan dapur MBG.
’’Tanaman disesuaikan, agar bisa menopang dapur. Kami menargetkan pembangunan rampung dalam dua bulan. Dalam 100 hari, program ini harus jalan,’’ tegasnya. (err/her)
Editor : Mizan Ahsani