Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dinamika Harga Bahan Pokok di Kota Madiun Jelang Lebaran: Pasokan LPG Ditambah, Harga Cabai Rawit Bikin Menjerit

Erlita H • Jumat, 28 Maret 2025 | 14:40 WIB
Ilustrasi stok elpiji 3 kilogram.
Ilustrasi stok elpiji 3 kilogram.

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Peredaran barang dan stok bahan pokok di Kota Madiun tak luput dipantau ketika mendekati Lebaran.

Kamis (27/3) misalnya, dinas perdagangan turun ke Pasar Besar Madiun (PBM) untuk memastikan ketersediaan sekaligus harga bahan pokok aman.

’’Alhamdulillah, untuk komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, daging ayam ras, dan daging sapi di PBM masih stabil dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET),’’ kata Kabid Usaha Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Madiun, Siti Nur Jannah.

Namun begitu, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan. Seperti beras medium yang semula Rp 12.500 kini naik menjadi Rp 13.000 per kilogram.

Sedangkan harga cabai rawit melonjak cukup tinggi, dari Rp 45–57 ribu menjadi Rp 88 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga ayam ras masih stabil di kisaran Rp 35–36 ribu per kilogram. Begitu juga dengan daging sapi yang tetap di harga Rp 120 ribu per kilogram.

Selain pasar tradisional, pihaknya juga menyambangi penggilingan padi di kawasan Sogaten.

Dari pemantauan, harga beras medium lokal di penggilingan masih Rp 12.500 per kilogram.

Penyerapan gabah baru dilakukan sehingga diperkirakan persediaan beras mencukupi hingga satu tahun ke depan.

Pengecekan juga sempat dilakukan di salah satu pangkalan agen gas di Ring Road Barat.

Berdasarkan data, kebutuhan gas LPG Kota Madiun mencapai 10 ribu tabung per hari.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan saat Lebaran, Pertamina Patra Niaga menambah pasokan hingga 23.520 tabung.

’’Kami juga cek ke distributor bahan pokok seperti Minyakita dan gula. Ketersediaannya cukup untuk menghadapi Idul Fitri,’’ imbuh Siti.

Setelah itu, pemantauan dilanjutkan di pusat perbelanjaan modern, Hypermart Plaza Madiun.

Secara umum, harga beras, minyak goreng, dan gula di sana juga stabil. Namun, untuk komoditas seperti cabai rawit dan telur, harga sedikit lebih tinggi dibanding pasar tradisional.

’’Cabai rawit di Hypermart dijual di atas Rp 100 ribu per kilogram, sementara di pasar masih Rp 88 ribu. Telur pun serupa, dari Rp 25.500 di pasar, di Hypermart menjadi Rp 28.900 per kilogram,’’ jelasnya.

Di pihak lain, Sales Branch Manager Kediri VI Gas PT Pertamina Patra Niaga, Gatot Subroto, menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi maupun kejadian darurat terkait gas LPG di lapangan.

’’Kami tetap operasional pada akhir pekan untuk melayani masyarakat yang bersiap menyambut Lebaran. Karena stok aman, kami harap masyarakat tidak panik,’’ ujarnya. (err/her)

Harga Komoditas yang Naik di Pasaran

Beras medium: Dari Rp 12.500 menjadi Rp 13.000 per kilogram

Cabai rawit: Dari Rp 45 ribu menjadi Rp 88 ribu per kilogram

Kebutuhan LPG Kota Madiun: 10 ribu tabung per hari

Rencana penambahan pasokan LPG: 23.520 tabung

Editor : Mizan Ahsani
#cabai rawit #kota madiun #harga #lebaran #bahan pokok