KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Gelombang arus balik Lebaran juga terasa di stasiun-stasiun wilayah PT KAI Daop 7 Madiun.
Selama masa angkutan Lebaran, terhitung sejak awal April, tercatat 157.369 penumpang menggunakan moda transportasi kereta api (KA).
Puncak arus balik terjadi pada H+3 atau Rabu (3/4), dengan jumlah penumpang mencapai 15.794 orang.
Sementara, Minggu kemarin (6/4) volume penumpang masih tinggi dengan angka 13.633 orang.
’’Tiket KA keberangkatan dari wilayah Daop 7 rata-rata sudah terjual hingga 90 persen,’’ kata Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul.
Kendati demikian, lanjut Zainul, tiket masih tersedia untuk beberapa tanggal keberangkatan, termasuk tujuan kota-kota besar di Jawa.
Pihaknya juga mencatat lima stasiun dengan jumlah penumpang keberangkatan tertinggi.
Stasiun Madiun tercatat paling sibuk dengan 54.788 penumpang, disusul Stasiun Kediri (17.616), Jombang (13.906), Blitar (12.698), dan Tulungagung (11.474).
‘’Stasiun Madiun jadi titik keberangkatan favorit di wilayah Daop 7,’’ ujar Zainul.
Sementara itu, untuk kedatangan penumpang, Stasiun Madiun juga menduduki peringkat teratas dengan total 70.796 penumpang.
Disusul Stasiun Kediri (18.513), Blitar (18.151), Jombang (17.379), dan Tulungagung (15.367).
’’Data ini mencerminkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap moda KA semakin tinggi, khususnya dalam momen perjalanan mudik dan balik Lebaran,’’ pungkasnya. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani