KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Keputusan mengejutkan dibuat Tatok Raya. Dia memutuskan mengundurkan diri sebagai Ketua Koni Kota Madiun.
Surat pengunduran dirinya sudah dikirim ke KONI Jatim sejak Rabu (9/4), disertai tembusan ke Wali Kota Madiun dan Disbudparpora.
Keputusan ini diambil di tengah persiapan menuju Porprov Jatim 2025. Lewat sambungan telepon, Tatok menyebut bahwa keputusannya murni demi regenerasi di tubuh KONI.
’’Organisasi ini butuh penyegaran. Saya harap regenerasi ini dapat membawa prestasi olahraga Kota Madiun lebih baik ke depan,’’ ujar Tatok.
Tatok diketahui menjabat ketua KONI selama dua periode atau sejak 2019. Dia kembali terpilih untuk masa bakti 2023–2027, dan resmi dikukuhkan pada 11 Agustus 2023 di Stadion Wilis.
Meski memilih mundur, Tatok optimistis penggantinya nanti mampu melanjutkan estafet pembinaan atlet.
Menurut dia, prestasi atlet di Kota Madiun selama ini sudah cukup bagus meski tidak bisa disandingkan dengan kota besar seperti Surabaya atau Malang.
’’Dengan kondisi dan sumber daya yang ada, Kota Madiun sudah menunjukkan progres yang positif. Tinggal ditingkatkan lebih merata di tiap kecamatan,’’ terangnya.
Sementara itu, Sekretaris KONI Kota Madiun Didik Hariyono membenarkan surat pengunduran diri Tatok Raya telah dikirim ke KONI Jatim.
Namun, keputusan akhir masih menunggu tanggapan dari KONI Jatim.
’’Karena yang berwenang mengeluarkan SK dan melantik adalah KONI Jatim, jadi kami menunggu keputusan dari sana dulu,’’ kata Didik.
Selama belum ada surat balasan, Tatok masih menjalankan tugas administratif di KONI.
Namun, apabila pengunduran diri diterima, maka KONI Kota Madiun bakal menggelar Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa atau Musorkotlub.
’’Itu sesuai aturan organisasi dalam AD/ART KONI. Jika terjadi pergantian kepengurusan sebelum habis masa jabatan, maka harus melalui Musorkotlub,’’ pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto