KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Wali Kota Maidi akhirnya angkat bicara terkait pengunduran diri Tatok Raya sebagai Ketua KONI Kota Madiun.
Meski mengaku belum mendapat laporan resmi, Maidi menegaskan bahwa keputusan mundur adalah hak pribadi setiap pengurus.
’’Saya belum ada laporan. Tapi itu hak beliau,’’ ucap Maidi usai memimpin apel kesiapsiagaan bencana di Taman Lalu Lintas Bantaran Kali Madiun, kemarin sore (11/4).
Maidi menduga, pengunduran diri Tatok didasari pertimbangan pribadi.
Apalagi, pria yang dikenal sebagai tokoh olahraga itu sudah dua periode memimpin induk organisasi olahraga Kota Pendekar.
’’Mungkin Pak Tatok sudah merasa lelah. Dua periode memimpin tentu bukan hal ringan,’’ katanya.
Terkait siapa sosok pengganti yang akan menakhodai KONI ke depan, Maidi menyerahkan sepenuhnya kepada pengurus internal dan seluruh cabang olahraga (cabor) di Kota Madiun.
’’Silakan dimusyawarahkan bersama. Saya ikut saja. Biar cabor yang menilai siapa yang paling layak,’’ ujar wali kota dua periode itu.
Maidi juga berharap, siapapun yang dipercaya sebagai ketua baru mampu membawa cabor-cabor di Kota Madiun lebih berprestasi.
Pemkot, lanjut dia, tetap akan memberikan dukungan penuh terhadap pembinaan atlet.
’’Kalau dapat emas, kami beri bonus Rp 40 juta. Ini bentuk komitmen kami untuk mendukung prestasi,’’ tandasnya. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani