KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Rentetan bencana alam terus menghantui Kota Madiun.
BPBD setempat mencatat, sepanjang Januari hingga April 2025 terdapat 86 kejadian yang ditangani. Dari bencana hidrometeorologi hingga aksi evakuasi SAR.
Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Madiun Bambang Agung Hariadi menyebut, angka terbanyak berasal dari kejadian search and rescue (SAR) terutama animal rescue, yang mencapai 52 penanganan.
’’Banjir tercatat 15 kejadian, disusul 10 kasus pohon tumbang, 6 kebakaran, dan 3 rumah roboh,’’ kata Bambang, Senin (14/4).
Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan menghadapi peralihan musim dari penghujan menuju kemarau.
Sebab, ancaman banjir, angin kencang, dan pohon tumbang masih berpotensi terjadi.
’’Kalau ada pohon tua atau rawan roboh, sebaiknya segera ditebang atau dirapikan. Ini juga bisa mencegah risiko kebakaran saat cuaca ekstrem,’’ imbuhnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat, khususnya petani yang memiliki lahan cukup luas, agar mempersiapkan ketahanan pangan menghadapi musim kemarau. Langkah antisipatif bisa dimulai sejak sekarang.
’’Pancaroba adalah momen penting untuk menata ulang kesiapan. Para petani bisa mulai memanfaatkan lahan agar saat kemarau tidak terjadi krisis pangan lokal,’’ jelasnya.
Bambang menambahkan, seluruh peralatan dan personel BPBD dalam kondisi siaga dan siap digerakkan kapan pun jika terjadi bencana.
Baik untuk menangani banjir, kebakaran, evakuasi hewan, hingga ancaman lain di musim transisi.
’’Prinsip kami siap siaga 24 jam, termasuk mendukung kebutuhan masyarakat saat terjadi kejadian darurat,’’ pungkasnya. (err/her)
Kejadian Bencana 2025
Januari 36 kejadian, meliputi:
- Angin kencang: 4 kejadian
- Banjir genangan: 14 kejadian
- Kebakaran: 4 kejadian
- Pertolongan dan pencarian: 14 kejadian
Februari 29 kejadian, meliputi:
- Angin kencang: 4 kejadian
- Kebakaran: 2 kejadian
- Pertolongan dan pencarian: 23 kejadian
Maret 17 kejadian, meliputi:
- Angin kencang: 4 kejadian
- Banjir genangan: 1 kejadian
- Pertolongan dan pencarian: 12 kejadian
April 4 kejadian, meliputi:
- Angin kencang: 1 kejadian
- Pertolongan dan pencarian: 3 kejadian
Editor : Mizan Ahsani