KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Rel serong di Jalan Yos Sudarso masih kerap memakan korban.
Terutama pengendara motor. Hingga, masalah tersebut dibawa Wali Kota Madiun Maidi saat audiensi bersama PT KAI Daop 7 Madiun, Senin (14/4) lalu.
‘’Ini (rel serong, Red) akan dibicarakan bersama karena menyangkut Pertamina, KAI, dan masyarakat,’’ kata Maidi.
Maidi menjelaskan, pembahasan rel serong patut diseriusi guna menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat.
Pihaknya tak ingin perlintasan kereta api (KA) Pertamina itu terus menimbulkan kecelakaan.
‘’Insya Allah tidak sulit. Yang penting, rel tidak mengganggu dan merugikan masyarakat,’’ tuturnya.
Kepala Daop 7 Madiun Suharjono mengungkapkan, perihal rel serong telah dibahas pihaknya.
Dua opsi teknis mengatasi persoalan didapat.
Salah satunya, pembangunan rute baru dari Fuel Terminal Madiun menuju Stasiun Madiun.
‘’Kami sudah membuat konsep berdasarkan peta existing,’’ ujarnya.
Suharjono berharap koordinasi lintas instansi dapat membuahkan jalan keluar. Operasional logistik bahan bakar minyak (BBM) terlaksana dan masyarakat aman menjadi poin penting.
‘’Intinya kami akan selaraskan dengan program Pemkot Madiun,’’ pungkasnya. (ggi/den)
Editor : Mizan Ahsani