Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Ratusan Umat Rayakan Paskah di Gereja Santo Cornelius Madiun, Anak-Anak Antusias Berburu Telur

Erlita H • Selasa, 22 April 2025 | 02:30 WIB
Perayaan Paskah di Gereja Santo Cornelius Kota Madiun.
Perayaan Paskah di Gereja Santo Cornelius Kota Madiun.

Jawa Pos Radar Madiun - Ratusan umat Katolik khusyuk mengikuti ibadah Paskah di Gereja Katolik Paroki Santo Cornelius Madiun Minggu (20/4).

Ketua Panitia Paskah 2025, Heribertus Himo Nugroho Hasto, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan Paskah tahun ini berlangsung seperti tahun-tahun sebelumnya.

Yakni, rangkaian Pekan Suci, dimulai sejak Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, Malam Vigili (Sabtu Suci), hingga Minggu Paskah.

"Minggu Palma adalah simbol penyambutan Yesus sebagai Raja. Umat biasanya membawa daun palma," jelasnya.

Kamis Putih ditandai dengan misa dan pembasuhan kaki, sebagai simbol teladan Yesus yang rendah hati.

Jumat Agung mengenang sengsara dan wafatnya Yesus Kristus melalui bacaan kitab suci.

Sedangkan malam Paskah atau Vigili ditandai upacara cahaya, menyalakan lilin besar Paskah dan lilin kecil umat sebagai simbol Yesus terang dunia.

Ibadah dilanjutkan dengan pembacaan kitab suci, pembaptisan 17–18 orang, pembaruan janji baptis, dan pemercikan air suci.

"Puncaknya adalah perayaan Ekaristi sebagai wujud syukur atas pengorbanan Yesus menebus dosa manusia," ujarnya.

Usai misa Minggu Paskah, diadakan pesta anak. Ada berbagai permainan seperti berburu telur paskah, flashmob, dan penampilan anak-anak.

Telur-telur paskah disiapkan oleh 25 lingkungan, masing-masing menyetor 20 butir, total 500 telur.

Sebanyak 400 telur digunakan untuk permainan, dan sisanya dikirim ke instansi.

"Anak-anak dibagi dua kelompok usia. Balita hingga enam tahun dan kelas IV sampai VI SD. Masing-masing diberi waktu 15 menit untuk berburu telur," ungkapnya.

Tahun ini bertepatan dengan tahun Yubileum Peziarahan dari Paus Fransiskus yang mengusung tema Bangkit dan Berjalan Bersama sebagai Peziarah Pengharapan untuk Mewujudkan Tri Tugas Kristus.

"Maknanya, umat diajak bangkit bersama, meneladani Kristus sebagai guru, nabi, dan raja. Tapi raja di sini bukan untuk berkuasa, melainkan memberi pelayanan," pungkasnya. (err/den)

Editor : Mizan Ahsani
#paskah #kota madiun #katolik #telur #Gereja Santo Cornelius