Jawa Pos Radar Madiun - Beberapa ruas jalan di dalam Kota Madiun diaspal ulang. Pemeliharaan mencakup beberapa ruas jalan protokol. Misalnya di Jalan Agus Salim dan Jalan Cokroaminoto.
’’Pengaspalan ini bagian dari pemeliharaan jalan. Saat ini, pekerjaan fokus pada Jalan Agus Salim,’’ kata Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun, Agus Tri Sukamto, kemarin (2/5).
Pengaspalan dimulai sejak Kamis (1/5) lalu. Mulai dari perempatan Sleko hingga SMPN 2 Madiun.
Pemeliharaan dilakukan di titik tersebut karena kondisi aspal di Jalan Agus Salim sudah banyak yang terkelupas.
Di samping itu, jalan tersebut merupakan kawasan ekonomi yang padat lalu lintas.
Meski begitu, Agus menyebut dua ruas jalan tersebut merupakan sebagian kecil dari 62 ruas jalan yang mendapat pemeliharaan tahun ini, dengan total panjang 21,96 kilometer.
Perinciannya, Paket I sebanyak 15 ruas sepanjang 5,35 km di Kelurahan Tawangrejo, Sukosari, Pilangbango, Kelun, Kanigoro, dan Sogaten.
Paket II terdapat 14 ruas sepanjang 5,82 km di Kelurahan Banjarejo, Pangongangan, Klegen, Kejuron, dan Pandean.
Paket III ada 16 ruas sepanjang 5,63 km di Kelurahan Nambangan Lor, Kelun, Oro-Oro Ombo, dan Rejomulyo.
Sedangkan, paket V sebanyak 17 ruas sepanjang 5,16 km di Kelurahan Demangan, Klegen, Kejuron, dan Manisrejo.
’’Alokasi anggarannya untuk seluruh paket tersebut sekitar Rp 21,1 miliar,’’ ungkapnya.
Baca Juga: Panjang Ruas Jalan yang Diperbaiki di Ngawi Tahun Ini Berkurang, Ini Alasannya
Agus menambahkan, program pemeliharaan jalan itu merupakan hasil usulan masyarakat yang disampaikan melalui musrenbang serta survei DPUPR.
’’Kondisi jalan di Kota Madiun saat ini 96 persen dalam keadaan mulus, dengan sisanya berada dalam kondisi rusak sedang,’’ pungkasnya. (ggi/her)
Editor : Hengky Ristanto