Jawa Pos Radar Madiun – Perbaikan sarana olahraga publik yang ada di Kota Madiun, mulai digarap.
Perbaikan yang meliputi fasilitas jogging track lapangan dan pembuatan jalur wisata itu ditargetkan rampung bulan ini.
Mengingat proyek tersebut masuk dalam program 100 hari kerja Wali Kota Madiun.
Subkoordinator Pengelola Wisma Haji, Stadion, GOR, dan Lapangan Olahraga Kota Madiun, Heppy F Ariyadi, menyebut ada tujuh titik lapangan yang tengah diperbaiki.
Meliputi Lapangan Sogaten, Gulun, Winongo, Mojorejo, serta lapangan basket Demangan, voli Banjarejo, dan Manisrejo.
’’Targetnya bulan Mei ini selesai semua,’’ ujarnya, Kamis (8/5).
Perbaikan difokuskan pada perataan permukaan dan pembenahan jogging track, khususnya paving di sekeliling lapangan.
Hal itu untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengguna.
’’Kebanyakan sebelumnya bergelombang, paving pecah dan ambles. Itu bisa timbulkan genangan, bahaya untuk jogging,’’ jelasnya.
Total anggaran perbaikan mencapai sekitar Rp 900 juta, dengan rata-rata biaya per lapangan berkisar Rp 125 juta hingga Rp 200 juta.
Contohnya, renovasi Lapangan Gulun menelan anggaran Rp 124,6 juta dengan masa pengerjaan 30 hari sejak 24 April lalu.
Proyek tersebut dilaksanakan oleh CV Bagus Bangkit dengan pengawasan dari CV Karya Perkasa Konsultan.
Selain meningkatkan kenyamanan berolahraga, perbaikan ini juga bertujuan mempercantik estetika ruang publik.
’’Kami ingin fasilitas olahraga semakin baik agar masyarakat makin semangat berolahraga,’’ pungkas Heppy. (err/her)
Perbaikan Sarana Olahraga Publik
- Lapangan Sogaten
- Lapangan Gulun
- Lapangan Winongo
- Lapangan Mojorejo
- Lapangan Basket Demangan
- Lapangan Voli Banjarejo
- Lapangan Manisrejo