Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun menunjukkan komitmennya menjaga kualitas pendidikan dengan cara tak biasa.
Mulai Kamis (8/5) lalu, Kepala Dindik Lismawati beserta jajarannya mulai berkantor langsung di sekolah-sekolah.
Langkah ini diambil untuk memantau langsung proses kegiatan belajar mengajar (KBM), sarana prasarana, hingga kebersihan dan keamanan lingkungan sekolah.
SDN 2 Mojorejo menjadi lokasi pertama yang dikunjungi.
‘’Saya ngantor di sekolah. Tidak hanya saya, tapi juga kabid dan kasi. Kami kembali ke kantor dinas untuk membahas hasil temuan di lapangan,’’ ujar Lismawati, Minggu (11/5).
Program ini menyasar seluruh satuan pendidikan negeri jenjang TK, SD, dan SMP.
Targetnya, selama satu bulan ke depan seluruh sekolah negeri dikunjungi. Bila dinilai efektif, program akan diperluas ke sekolah swasta.
‘’Ini bagian dari mendukung Asta Karya Wali Kota Madiun. Terutama Kota Pintar, Kota Melayani, dan Kota Inovasi,’’ imbuhnya.
Melalui program ini, Lismawati berharap ada perbaikan menyeluruh di dunia pendidikan, mulai dari proses KBM hingga manajemen sekolah.
Dindik juga siap merespons cepat jika ditemukan permasalahan di lapangan. (ggi/her)
Editor : Hengky Ristanto