Jawa Pos Radar Madiun - Warga Madiun diharap waspada.
Hujan deras mulai sore sampai malam berpotensi terjadi di pancaroba ini.
''Karena memasuki kemarau, hujan deras bersifat sporadis,'' kata Setiyaris, Pengamat Meteorologi dan Geofisika Madya Stasiun Geofisika Nganjuk, Senin (12/5).
Dia menyampaikan, tidak semua tempat terpengaruh hujan deras.
Intensitas tergantung topografi masing-masing wilayah. Kondisi seperti itu diperkirakan berlangsung sampai Rabu (14/5) mendatang.
''Penyebab dominan kondisi seperti ini karena pengaruh gelombang equatorial Rossby dan gelombang Kelvin," ujarnya.
Hujan sedang hingga lebat perlu diwaspadai. Terutama bagi wilayah rawan bencana.
''Juga berpotensi angin kencang dan petir,'' ungkapnya.
Terpisah, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk Sumber Harto meminta warga mengecek prakiraan cuaca sebelum bepergian jauh.
Itu bisa dilihat di laman resmi BMKG.
Ketika hujan deras, angin kencang, dan disertai petir, warga dapat berteduh di tempat yang aman.
Hindari bangunan rapuh, pepohonan, dan tanah lapang. "Ketika berkendara, dapat mengurangi kecepatan dan berteduh," ucapnya. (err/den)
Editor : Mizan Ahsani