Jawa Pos Radar Madiun – Persiapan cabang olahraga (cabor) judo kota ini menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim IX tinggal memoles detail teknis.
Ketua Umum Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Madiun Afrianto menyebut anak-anak asuhnya telah siap 80 persen.
“Tapi, masih perlu ditingkatkan lagi,” katanya saat ditemui di GOR Cendekia, Senin (12/5) lalu.
Apri, sapaannya, menjelaskan bahwa persiapan dimulai Januari. Mulai pemilihan atlet hingga program latihan intensif yang lantas diawali sejak Februari.
Fokus utama meliputi penyesuaian berat badan dan strategi bertanding.
“Kami menurunkan delapan atlet, tiga putra dan lima putri,” terangnya.
Para atlet yang telah disiapkan akan berlaga di beberapa nomor. Misal, nomor beregu campuran dengan komposisi tiga putra, tiga putri, dua cadangan.
Serta nomor perorangan baik putra maupun putri.
“Target jami, bisa lebih baik dari porprov sebelumnya,” ujar Apri.
Pada Porprov 2023, judo Kota Madiun meraih satu perak dan satu perunggu dari empat atlet.
Dengan jumlah atlet yang bertambah, target tahun ini ditingkatkan menjadi satu emas, dua perak, dan lima perunggu.
“Optimisme itu muncul setelah hasil Popda Jatim di Bangkalan yang membuahkan satu emas, dua perak, dan lima perunggu,” pungkas Apri. (err/den)
Editor : Mizan Ahsani