Jawa Pos Radar Madiun – Wali Kota Madiun Maidi melakukan inspeksi mendadak (sidak) Jumat sejumlah fasilitas umum (fasum), Kamis (16/5).
Sidak tersebut dilakukan dengan cara unik, yakni bersepeda keliling kota.
Hasilnya, Maidi menemukan sejumlah masalah yang dinilai mengganggu estetika dan ketertiban kota.
Fokus perhatian utamanya adalah kondisi area Alun-Alun dan Jalan dr Soetomo.
Di dua titik itu, Maidi menyoroti penataan parkir yang semrawut serta keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung.
“Ini bagian dari persiapan menyambut event akbar akhir Mei hingga awal Juni. Saya ingin semua tertata dan bersih,” tegas Maidi usai sidak.
Maidi menyebut beberapa titik fasum tampak rusak, kumuh, dan kurang terawat.
Bahkan, pelanggaran parkir masih ditemukan, seperti parkir motor lebih dari satu baris hingga menempati trotoar.
Padahal, hal tersebut melanggar aturan yang berlaku.
“Sudah saya evaluasi dan saya minta OPD terkait segera menindaklanjuti,” katanya.
Diketahui, Kota Madiun bakal menggelar event offroad tingkat nasional pada 27 Mei–1 Juni 2025.
Maidi mengingatkan agar semua fasilitas kota siap menyambut tamu dari berbagai daerah.
“Jangan sampai mereka kecewa melihat kondisi kita,” ujarnya.
Maidi juga memastikan bahwa sidak serupa akan terus dilakukan.
Baik terjadwal maupun secara mendadak. “Akan terus saya cek,” pungkasnya. (ggi/her)
Editor : Hengky Ristanto