Jawa Pos Radar Madiun – Kota Madiun kembali menarik perhatian investor asing.
Dua calon penanam modal dari India dan Arab Saudi menyambangi Balai Kota Madiun, kemarin (21/5), untuk menjajaki kerjasama di bidang pendidikan, budaya, dan pertanian.
Wali Kota Maidi menyebut, iklim investasi di Kota Pendekar saat ini sangat kondusif.
Kendati demikian, dia menekankan bahwa setiap kerjasama yang dijalin harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
’’Investor harus bisa menjamin keberhasilan. Tapi yang utama, harus menguntungkan warga Kota Madiun,’’ katanya.
Delegasi India menawarkan dua kerja sama. Meliputi pemberian beasiswa bagi warga Madiun dan penyelenggaraan Hari Yoga Internasional.
Sementara delegasi Arab Saudi, yang dipimpin Abdul Razak Bawazier, kepincut sektor pertanian.
Razak menjelaskan, pihaknya tengah mencari lahan pertanian untuk budidaya pisang cavendish dan tanaman kenaf.
Komoditas ini rencananya akan diekspor ke Korea Selatan.
’’Kenaf memang tidak mudah dibudidayakan. Tapi dengan tim ahli dan teknologi pertanian, kami optimistis,’’ ujarnya.
Tanaman kenaf, lanjut Razak, selama ini digunakan sebagai pakan ternak.
Dia melihat peluang besar karena pasar Korea masih mengimpor dari Vietnam.
’’Di Jawa Timur tidak ada lahan kosong seluas ini. Minimal 50 hektar yang kami butuhkan,’’ terangnya.
Dia berharap kerjasama ini bisa terwujud dalam waktu dekat.
’’Kalau berhasil, tentu luasannya bisa ditambah. Petani senang, investor senang, dan daerah juga diuntungkan,’’ pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto