Jawa Pos Radar Madiun - Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) meresmikan fasilitas Hybrid Classroom sebagai inovasi pembelajaran digital di era transformasi pendidikan.
Peresmian dilakukan Rektor UNIPMA Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd di Gedung Kampus 1 Lantai 3, Kamis lalu (22/5), disaksikan para dekan, kaprodi, dan kepala biro secara luring dan daring.
Fasilitas ini dirancang untuk memadukan metode perkuliahan tatap muka dan daring dalam satu sistem terpadu.
Didukung pendanaan hibah riset dari Ditjen Dikti Kemendikbudristek senilai Rp 400 juta, UNIPMA menjadi salah satu dari 138 kampus klaster 1 yang lolos seleksi nasional dari total 275 penerima hibah.
“Hybrid Classroom ini mempermudah interaksi dosen dengan mahasiswa, terutama yang berasal dari program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan pascasarjana,” ungkap Supri.
Rektor juga menegaskan pentingnya optimalisasi pemakaian fasilitas tersebut demi mendukung pencapaian 8 Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.
“Lebih baik alat rusak karena sering dipakai, daripada tidak digunakan sama sekali,” tandasnya.
Ketua panitia, Muh. Nur Luthfi Aziz, S.Kom., M.Kom menambahkan bahwa fasilitas ini diharapkan menciptakan suasana belajar yang adaptif terhadap tantangan zaman.
“Ini jawaban untuk dunia kampus yang lebih fleksibel dan inklusif,” ujarnya. (afi/her)
Editor : Hengky Ristanto