Jawa Pos Radar Madiun – Potensi kelangkaan gas elpiji melon (tiga kilogram) saat momen Idul Adha diantisipasi dengan penyaluran tambahan.
Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus memastikan stok aman selama masa permintaan tinggi tersebut.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, tambahan pasokan dilakukan secara fakultatif untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi.
“Penyaluran gas elpiji secara fakultatif sebagai upaya menghadapi lonjakan konsumsi,” ujar Ahad, Kamis (5/6).
Untuk wilayah Jawa Timur, tambahan penyaluran mencapai 96 persen dari rata-rata harian sekitar 1.520.871 tabung elpiji tiga kilogram.
Sementara itu, khusus di Kota Madiun, tambahan mencapai sekitar 88 persen dari rata-rata penyaluran harian sebesar 10.080 tabung.
“Jumlah ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat selama perayaan Idul Adha,” imbuhnya.
Ahad juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik atau melakukan aksi borong.
“Kami berharap masyarakat tidak mudah terpancing informasi kelangkaan gas elpiji yang belum tentu kebenarannya,” jelasnya.
Ketua Hiswana Migas Madiun Agus Wiyono turut memastikan bahwa stok elpiji melon mencukupi.
Selain penyaluran fakultatif dari Pertamina, pihak pangkalan juga telah melakukan upaya save stock selama beberapa bulan terakhir.
“Stok elpiji Kota Madiun aman jika distribusi dari Pertamina tidak mengalami kendala,” tegasnya. (ggi/den)
Editor : Hengky Ristanto