Jawa Pos Radar Madiun – Selesai sudah rangkaian ibadah haji yang dijalani para jemaah dari Kota Madiun.
Kini, mereka sudah berada di Makkah untuk mengikuti kegiatan ibadah tambahan sebelum kemudian bertolak ke Madinah pada Sabtu (14/6) mendatang.
Petugas Haji Daerah (PHD) Kota Madiun, Muhammad Anshori, menyampaikan bahwa waktu antara 8–13 Juni diisi dengan ziarah, umrah sunah, dan tawaf sunah.
’’Supaya jemaah tidak diam, karena iman sudah sampai di Tanah Suci, kalau tidak dimaksimalkan sayang sekali,’’ ujarnya, Senin (9/6).
Anshori menuturkan, seluruh jemaah Kota Madiun telah menyelesaikan puncak haji di Armuzna.
Setelah itu, dilanjutkan dengan melakukan tawaf Ifadah, sai, dan tahalul. Kondisi jemaah haji pun dilaporkan sehat.
Termasuk Sumali, salah satu jemaah kloter 46 yang ikut safari wukuf karena kloternya tidak menyediakan program murur.
’’Beliau sehat dan sudah kembali ke Makkah,’’ kata Anshori melalui sambungan telepon.
Meski kelelahan, jemaah tetap semangat menjalani seluruh ibadah.
Terkait Salat Iduladha, sebagian besar jemaah tidak bisa melaksanakan secara berjamaah seperti di Indonesia.
Sebab, waktunya bertepatan dengan pelaksanaan lempar jumrah Aqabah.
’’Jadi, saat kami lempar jumrah Aqabah, itu bersamaan dengan Hari Raya Idul Adha di Tanah Air,’’ jelasnya.
Perjalanan ke Madinah juga telah dijadwalkan. Beberapa lokasi bersejarah akan menjadi tujuan ziarah.
’’Rasulullah mengembangkan Islam secara kuat dari Madinah. Insya Allah akan banyak tempat bersejarah yang kami kunjungi,’’ ucapnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto