Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

O2SN Kota Madiun 2025 Pertandingkan 6 Cabor, Bulutangkis dan Pencak Silat Paling Ramai Diminati Peserta

Erlita H • Kamis, 12 Juni 2025 | 06:57 WIB
Peserta O2SN Kota Madiun mengikuti pertandingan bulutangkis dan pencak silat yang digelar hingga 12 Juni 2025. FOTO: ERLITA HERMININGSIH/RADAR MADIUN
Peserta O2SN Kota Madiun mengikuti pertandingan bulutangkis dan pencak silat yang digelar hingga 12 Juni 2025. FOTO: ERLITA HERMININGSIH/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kota Madiun kembali digelar pada 10–12 Juni 2025.

Ajang ini mempertandingkan enam cabang olahraga (cabor) untuk tingkat SD dan lima cabor untuk SMP.

Untuk SD, cabor yang dipertandingkan adalah karate, pencak silat, senam, bulutangkis, renang, dan atletik.

Sementara tingkat SMP tidak menyertakan cabor senam.

Koordinator pelaksana cabor bulutangkis O2SN Kota Madiun, Edy Purwoko, menyebut jumlah peserta bulutangkis mencapai 100 siswa dari jenjang SD dan SMP sederajat.

Jumlah ini meningkat dibanding tahun lalu karena panitia kini memperbolehkan 10 peserta per sekolah, dua kali lipat dari edisi sebelumnya.

“Antusias peserta cukup tinggi, apalagi dengan banyaknya klub bulutangkis yang berkembang di Kota Madiun, prestasi kita juga mulai naik,” ujar Edy, kemarin (11/6).

Kategori yang dipertandingkan adalah tunggal putra dan tunggal putri.

Meski demikian, Edy menjelaskan bahwa juara dari tingkat kota tidak lanjut ke jenjang nasional karena bulutangkis termasuk cabor tambahan dalam O2SN.

Sementara itu, Koordinator pelaksana O2SN pencak silat Ramadanu Setiawan menyampaikan bahwa jumlah peserta cabor pencak silat mencapai 71 atlet.

Terdiri dari 15 siswa SD putra, 27 siswa SD putri, 11 siswa SMP putra, dan 18 siswa SMP putri.

Kategori yang dipertandingkan adalah seni tunggal baku versi IPSI, tanpa kategori tanding.

Penilaian berdasarkan kebenaran gerakan, mimik wajah, dan kekuatan (power).

“Juara dari Kota akan kami kirim ke O2SN tingkat provinsi. Kalau juara lagi, akan mewakili ke tingkat nasional,” terang Ramadanu, yang juga pembina pencak silat SMPN 6 Madiun.

Melalui O2SN ini, panitia berharap para atlet bisa menampilkan hasil latihannya secara maksimal, sekaligus memberi kontribusi terhadap prestasi sekolah masing-masing.

“Ini wadah bagi siswa untuk unjuk diri dan bagi sekolah untuk mendorong prestasi bidang olahraga,” tambah Ramadanu. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#bulutangkis #kota madiun #pencak silat #O2SN