Jawa Pos Radar Madiun – Penerimaan siswa baru jalur kuota khusus mulai dibuka hari ini (16/6).
Sebanyak 16 SD dan SMP negeri, membuka pendaftaran untuk kategori tersebut secara offline hingga besok (17/6).
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun Lismawati menjelaskan, SPMB jalur kuota khusus ditujukan bagi calon siswa dari luar kota yang bersekolah sekaligus berdomisili di luar wilayah Kota Madiun.
‘’Kalau domisili luar kota tapi sekolah di dalam kota, kami arahkan ke jalur online. Bisa melalui afirmasi, mutasi, prestasi, atau domisili,’’ ujarnya, Minggu (15/6).
Dindik mengalokasikan kuota lima persen dari total pagu masing-masing sekolah untuk jalur ini.
Sekolah yang membuka jalur khusus antara lain SDN 02 Taman, SDN 03 Taman, SDN 01 Demangan, SDN 03 Josenan, SDN Kejuron, SDN Kuncen, SDN 01 Madiun Lor, SDN 02 Winongo, SDN 02 Kartoharjo, SDN 01 Kanigoro, SDN 04 Klegen, dan SDN Sukosari.
Untuk tingkat SMP, ada SMPN 8, SMPN 9, SMPN 12, dan SMPN 14.
Jika mengacu pada pagu dan persentase yang ditetapkan, SMPN 8, SMPN 9, dan SMPN 12 masing-masing menyediakan 12 kursi.
Sedangkan SMPN 14 hanya sekitar enam kursi.
‘’Kalau tidak kebagian kursi, bisa ikut jalur online dengan memilih sekolah yang pagunya masih memungkinkan,’’ terang Lismawati.
Ia mengakui, jalur kuota khusus cukup diminati, terutama oleh pendaftar dari luar kota.
Jika calon siswa tetap tidak mendapatkan kursi pada jalur online, mereka akan diarahkan ke jalur domisili pada 30 Juni hingga 1 Juli.
‘’Kami ingin warga Kota Madiun tetap terakomodasi sekolah di dalam kota. Warga luar kota pun tetap kami fasilitasi,’’ pungkasnya. (ggi/den)
Editor : Hengky Ristanto