Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Jalur Kuota Khusus SPMB SD dan SMP di Madiun Penuh, Pendaftar dari Luar Kota Diseleksi

Anggiyan Bayu • Rabu, 18 Juni 2025 | 12:15 WIB
Dinas Pendidikan Kota Madiun menggelar monitoring pelaksanaan SPMB jalur kuota khusus di sejumlah SD dan SMP negeri kemarin (17/6). FOTO: BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Dinas Pendidikan Kota Madiun menggelar monitoring pelaksanaan SPMB jalur kuota khusus di sejumlah SD dan SMP negeri kemarin (17/6). FOTO: BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pendaftaran jalur kuota khusus untuk luar kota dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD-SMP ditutup kemarin (17/6).

Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun mencatat, kuota yang tersedia di sejumlah sekolah telah terisi penuh bahkan melebihi batas maksimal 5 persen dari total pagu.

Kabid Kurikulum, Pembinaan Bahasa, dan Sastra Dindik Kota Madiun Slamet Hariyadi menyebut, pemantauan dilakukan sejak hari pertama pendaftaran pada 16 Juni.

Hasilnya, jumlah pendaftar di jalur ini cukup tinggi, khususnya di jenjang SMP. ’’Rata-rata pendaftar melebihi kuota 5 persen yang ditetapkan,’’ ujarnya.

Dari data yang dihimpun, SMPN 8 menerima 65 pendaftar, SMPN 9 sebanyak 45, SMPN 12 tercatat 57, dan SMPN 14 sejumlah 6 pendaftar.

Padahal, masing-masing sekolah hanya menyediakan 12 kursi untuk kuota luar kota, kecuali SMPN 14 yang menyediakan 6 kursi.

Di jenjang SD, total ada 12 sekolah yang membuka jalur ini, di antaranya SDN 01 Demangan (9 pendaftar), SDN 03 Josenan (8), dan SDN Kuncen (9).

Hariyadi menjelaskan, seluruh pendaftar akan melalui proses seleksi. Calon siswa dengan prestasi menonjol memiliki peluang lebih besar diterima.

Sementara bagi yang tidak lolos seleksi, masih bisa mengikuti tahapan berikutnya. Salah satunya lewat jalur domisili pada 30 Juni hingga 1 Juli mendatang.

’’Kami imbau agar memilih sekolah dengan pagu yang masih memungkinkan,’’ jelasnya.

Menurut Hariyadi, jalur kuota khusus ini dibuka sebagai bentuk layanan pendidikan inklusif, termasuk bagi warga luar kota.

Meski begitu, pihaknya tetap mengutamakan keterjangkauan pendidikan bagi warga Kota Madiun.

’’Semoga seluruh anak usia sekolah dapat terakomodasi dengan baik,’’ tandasnya. (ggi/her)

Editor : Hengky Ristanto
#SD dan SMP #kota madiun #spmb #Jalur Kuota Khusus