Jawa Pos Radar Madiun – Suasana penuh nostalgia dan tawa pecah di kawasan Pahlawan Business Center (PBC) Madiun, Kamis malam (19/6/2025).
Ribuan warga dari berbagai penjuru kota berkumpul dalam konser spektakuler OM Lorenza, sebuah penampilan yang menyulut euforia luar biasa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Madiun ke-107.
Konser dangdut jadul yang digelar mulai pukul 20.00 WIB hingga 22.30 WIB itu tak sekadar menjadi tontonan musik biasa.
Warga tampil totalitas dengan gaya jadul, lengkap dengan kemeja motif bunga, celana cutbray, hingga daster klasik ala tahun 80-an.
Tak ketinggalan, properti-properti tempo dulu seperti radio kuno, pompa ban manual, boneka jelangkung, hingga kerupuk jadul turut dibawa penonton untuk menambah semarak suasana.
Puncak histeria terjadi ketika lagu legendaris “Tambal Ban” dari OM Lorenza dilantunkan.
Serempak, ribuan penonton menyanyi dan berjoget bersama. Suasana berubah menjadi lautan manusia yang bersatu dalam nostalgia dan kegembiraan.
Lagu tersebut seakan menjadi anthem rakyat yang menyatukan generasi muda dan tua di tengah gegap gempita konser.
Tak hanya warga biasa, Wali Kota Madiun Dr. Maidi juga ikut ambil bagian. Ia tampil spontan di atas panggung, bernyanyi dan berjoget bersama OM Lorenza, membaur dengan warga tanpa sekat.
Aksi tersebut mengundang tepuk tangan dan sorak sorai yang membahana dari penonton.
Konser OM Lorenza tak hanya menghibur, tapi juga menjadi panggung ekspresi budaya lokal dan kreativitas warga.
Banyak komunitas dan keluarga datang berkelompok mengenakan kostum tematik.
Ada pula yang mendirikan lapak mini jajanan jadul sebagai bagian dari nostalgia kolektif malam itu.
Konsep konser dengan nuansa tempo dulu seperti ini terbukti ampuh menarik antusiasme publik.
Kebersamaan, kenangan masa kecil, dan semangat guyub rukun menjadi kekuatan utama yang membuat konser ini terasa spesial.
Malam itu, PBC bukan hanya tempat pertunjukan. Ia berubah menjadi ruang nostalgia, tempat ribuan kenangan bersatu dalam irama musik, tawa, dan tarian.
Konser OM Lorenza di Madiun telah menjadi sejarah tersendiri bagi warga yang merayakan 107 tahun perjalanan kotanya. (gas/ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira