Jawa Pos Radar Madiun – Pemandangan tak biasa justru memikat hati lima mahasiswa asal Amerika Serikat saat berkunjung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo, Kota Madiun.
Dalam kunjungan pertamanya ke Indonesia, mereka tak menyangka sebuah area pengelolaan sampah bisa begitu inspiratif.
"So beautiful," kata Kara Kniep, salah satu mahasiswa, ketika menyaksikan langsung kebun bunga dan buah yang tumbuh di atas gunungan sampah, Kamis (19/6).
Kara bersama empat mahasiswa lain—Rylee Ferguson, Heather Howe, Emily Peterson, dan Charlene Hui—sedang mengikuti program pertukaran budaya bersama pelajar SMAN 2 Madiun yang berlangsung 18–24 Juni.
Selain membantu pelajar berlatih bahasa Inggris, mereka juga diajak mengenal berbagai sisi kehidupan masyarakat lokal.
Salah satu momen paling berkesan mereka alami ketika diajak naik jeep oleh Wali Kota Maidi hingga ke puncak gunungan sampah.
Dari sana, panorama TPA Winongo tak sekadar tumpukan limbah, tapi disulap menjadi lahan hijau produktif dan ruang edukasi lingkungan hidup.
“Mereka terheran-heran, karena belum pernah melihat pengelolaan sampah seperti ini di negara mereka,” ujar Maidi.
Lebih lanjut, Maidi menegaskan bahwa TPA Winongo akan terus dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif.
Konsep smart city menjadi dasar transformasi ini.
Nantinya, disiapkan armada jeep wisata agar masyarakat umum dapat ikut merasakan pengalaman serupa.
“Sampah jangan dilihat sebagai masalah, tapi potensi. Kalau dikelola baik, bisa jadi tempat yang menarik dan bermanfaat,” pungkas Maidi. (err/den)
Editor : Hengky Ristanto