Setelah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh Kemendikbud 2023 lalu, kesenian khas Kota Madiun ini mulai dikenalkan ke sekolah dan kelurahan.
Kepala Disparpora Kota Madiun Agus Purwo Widagdo mengatakan, pihaknya menyalurkan bantuan alat musik gembrung ke masyarakat dan pelajar.
Juga menggelar pelatihan di berbagai jenjang. ‘’Harapannya gembrung tetap lestari,’’ ucapnya, Minggu (22/6).
Menurut Agus, kunci pelestarian adalah kolaborasi. Gembrung pernah dipadukan dengan orkestra Yogyakarta.
Ke depan, kemasan lebih menarik bakal dirancang bersama para ahli seni.
Sebagai rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan, festival gembrung kreasi bakal digelar Juli mendatang.
‘’Pesertanya anak-anak sekolah dan masyarakat yang sudah ikut pelatihan,’’ jelasnya.
Meski tidak ada kendala teknis, Agus mengakui peminat seni tradisional gembrung masih didominasi usia 40 tahun ke atas. Karena itu, pelibatan siswa jadi kunci regenerasi. (err/den)
Editor : Hengky Ristanto