Jawa Pos Radar Madiun – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Madiun mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX/2025 di Malang Raya, Juni–Juli mendatang.
Pelatih Ido Sahputra menyebut empat atletnya sudah menjalani karantina dan pemusatan latihan (TC) sejak satu bulan lalu.
"Latihan kami pusatkan pagi dan sore. Makanan, minuman, dan vitamin juga kami atur agar terpenuhi," ungkap Ido usai pembekalan kontingen di GOR Wilis, Selasa (24/6).
Empat atlet yang disiapkan antara lain Faldo Ago Antonio (kelas 48 kg elite putra), Panji Putro Wibowo (60 kg elite putra), Zalfa Nafisa Yustrianty (52 kg elite putri), dan Fredy Tubagus Surya Hatmaja (71 kg elite putra).
Dari komposisi itu, Pertina menargetkan satu emas, dua perak, dan satu perunggu.
Ido mengakui, waktu persiapan tahun ini relatif pendek dibanding edisi sebelumnya yang bisa mencapai tiga bulan.
Karena itu, dia berharap pemerintah lebih memberi perhatian terhadap durasi karantina atlet.
"Minimal dua sampai tiga bulan. Itu ideal untuk persiapan matang," harapnya.
Ketua Umum Pertina Kota Madiun Dimas Triambodo menegaskan, seluruh persiapan sudah dilakukan maksimal.
Termasuk menjaga fisik, pola makan, hingga jam tidur atlet.
"Tinggal berangkat. Targetnya ya harus bawa emas," tegasnya.
Dimas menyebut tahun ini harus menjadi momentum kebangkitan. Sebab, pada Porprov 2023, langkah tim sempat terhenti akibat insiden yang tak diharapkan. "Tahun ini kami benar-benar siapkan fisik. Karena lawan kami juga tidak ringan," pungkasnya.
Editor : Hengky Ristanto