Jawa Pos Radar Madiun – Performa cabang olahraga (cabor) hapkido Kota Madiun pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim IX 2025 mengalami penurunan.
Jika pada edisi sebelumnya mampu membawa pulang dua medali emas, tahun ini hanya satu emas yang berhasil diraih.
Pelatih Hapkido Kota Madiun, Praka Tawakal Izzah Yulianto, menyatakan bahwa pihaknya tetap bersyukur meski perolehan medali belum memenuhi target.
“Tetap bersyukur, walau tidak sesuai target,” ujarnya, Rabu (25/6).
Empat atlet hapkido yang bertanding lebih awal pada 8–12 Juni lalu berhasil meraih total empat medali: satu emas dan tiga perak.
Medali emas dipersembahkan Arjuna, sementara Syafa, Kurnia Salma, dan Jeshua Jefersen masing-masing menyumbang perak.
Tawakal menilai persaingan di babak final cukup ketat.
Kekuatan atlet dari daerah lain relatif seimbang, membuat hasil pertandingan tak bisa diprediksi.
“Seperti Sidoarjo, Kota/Kabupaten Malang, semua atlet punya kualitas,” tambahnya.
Meski begitu, hasil ini menjadi bahan evaluasi tim hapkido Kota Madiun untuk tampil lebih baik di kejuaraan-kejuaraan berikutnya. (err/den)
Editor : Hengky Ristanto