Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Inflasi Kota Madiun Juni 2025 Melejit, Ini Komoditas Pangan Penyumbang Tertinggi

Erlita H • Rabu, 2 Juli 2025 | 16:45 WIB
Cabai dan beras picu inflasi Juni di Madiun. FOTO: BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Cabai dan beras picu inflasi Juni di Madiun. FOTO: BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun - Inflasi bulanan (month to month) di Kota Madiun pada Juni tercatat 0,33 persen.

Angka ini tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Sebagai perbandingan, inflasi Juni 2023 hanya 0,08 persen, sementara pada Juni 2022 tercatat deflasi 0,48 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun Abdul Aziz menyebut, inflasi year to date (y-to-d) mencapai 1,21 persen.

Sedangkan inflasi year on year (y-on-y) sebesar 1,90 persen.

’’Masih dalam rentang aman target pemerintah, yaitu 2,5 plus minus 1 persen,’’ ujarnya, Rabu (2/7).

Inflasi bulan lalu disumbang oleh kenaikan harga sejumlah bahan makanan.

Komoditas cabai rawit mencatat lonjakan tertinggi sebesar 42,20 persen dengan andil 0,11 persen terhadap inflasi.

Beras juga naik 1,47 persen dan memberikan andil 0,06 persen.

Komoditas lain yang turut menyumbang inflasi antara lain bawang merah, tomat, pepaya, telur ayam ras, dan daun bawang.

’’Momentum Idul Adha dan terganggunya distribusi akibat aksi demo sopir truk odol turut berpengaruh,’’ jelas Aziz.

Faktor lain adalah belum masuknya masa panen raya serta lambannya penyaluran cadangan beras pemerintah.

’’Stok beras cukup, tinggal bagaimana percepatan penyalurannya ke pasar,’’ sambungnya.

Untuk menekan inflasi, pemerintah menggencarkan program tanam cabai serempak.

Termasuk melalui gerakan sekolah peduli inflasi yang diharapkan bisa membantu suplai cabai di pasaran. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Inflasi #cabai rawit #kota madiun #harga beras naik #inflasi juni #BPS Kota Madiun #penyumbang inflasi