Jawa Pos Radar Madiun – Jumlah pemilih di Kota Madiun bertambah. KPU setempat mencatat penambahan 1.871 orang dalam daftar pemilih hasil pemutakhiran triwulan II yang diplenokan kemarin (2/7).
Ketua KPU Kota Madiun Pita Anjarsari mengatakan, jumlah pemilih naik dari 154.712 menjadi 156.583 orang.
“Ada peningkatan karena masuknya pemilih pemula, purnawirawan TNI-Polri, dan perubahan data kependudukan,” jelasnya.
Rinciannya, jumlah pemilih terbanyak ada di Kecamatan Taman dengan 66.182 orang. Disusul Manguharjo 47.228 orang dan Kartoharjo 43.173 orang.
Selain penambahan, juga terjadi pengurangan data pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS).
Di antaranya karena meninggal dunia, masuk TNI-Polri, atau adanya pembaruan data kependudukan.
Pita menyebut pembaruan data dilakukan secara rutin setiap tiga bulan.
Tujuannya untuk memastikan daftar pemilih tetap valid dan siap digunakan dalam tahapan pemilihan.
“Agar tidak menumpuk di akhir dan menjaga validitas sejak awal,” tandasnya. (ggi/her)
Editor : Hengky Ristanto