Jawa Pos Radar Madiun – Perolehan medali Kota Madiun dalam ajang Porprov Jatim IX 2025 terus bertambah.
Cabor balap sepeda dan taekwondo kembali menyumbangkan medali. Hingga Rabu (3/7), total raihan Kota Pendekar mencapai tujuh emas, 11 perak, dan 18 perunggu.
Cabor balap sepeda menambah satu emas melalui atlet Muhammad Dzaki Al Rasyid.
Turun di nomor individual time trial (ITT), Dzaki mencatatkan waktu 26 menit 27,479 detik.
“Dzaki kembali menyumbang emas seperti Porprov 2023 lalu. Ini sudah jadi tradisi bagi ISSI,” ujar Ketua ISSI Kota Madiun Faizal Rachman, Jumat (4/7).
ISSI Kota Madiun menurunkan empat atlet. Satu nomor ITT putri belum membuahkan medali, namun dua nomor lainnya masih akan dipertandingkan hari ini dan besok.
Faizal tetap optimistis target dua emas dan satu perunggu bisa dicapai, meski banyak atlet yang baru pertama kali turun di Porprov.
“Mayoritas merupakan hasil regenerasi,” tambahnya.
Sementara itu, dari cabor taekwondo, satu medali perunggu berhasil diraih lewat nomor poomsae beregu putra.
Medali dipersembahkan Rizky Andrian Kurniansyah, Fahmi Andriano Fadilah, dan Devara Dwi Ananda.
Pelatih taekwondo Supardi menyebut persaingan tahun ini sangat ketat.
Kota Madiun menurunkan lima atlet di nomor kyorugi dan poomsae.
“Ke depan persiapan akan dimulai lebih awal,” kata Supardi.
Dia menambahkan, tim taekwondo akan mengikuti sejumlah turnamen lanjutan.
Di antaranya, Kejuaraan Kediri (4–6 Juli), Piala Kapolri (24 Juli), dan Danlanud Cup Oktober mendatang. (err/den)
Editor : Hengky Ristanto