Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Patung Biju Patnaik Akan Dibangun di PSC, Pemkot Madiun dan India Jalin Kerja Sama Strategis

Erlita H • Senin, 7 Juli 2025 | 20:00 WIB
Wali Kota Maidi bersama Konsul Kehormatan India Manoj Bhat dan investor India meninjau kawasan PSC, Sabtu (5/7). WS HENDRO/DISKOMINFO UNTUK RADAR MADIUN
Wali Kota Maidi bersama Konsul Kehormatan India Manoj Bhat dan investor India meninjau kawasan PSC, Sabtu (5/7). WS HENDRO/DISKOMINFO UNTUK RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Perkembangan pesat sektor pariwisata Kota Madiun menarik perhatian Konsul Kehormatan India untuk Jawa Timur, Manoj Bhat.

Kota Pendekar dinilai sebagai salah satu kota paling modern dan progresif di Indonesia saat ini.

Ketertarikan itu dibuktikan melalui kerja sama strategis antara Pemerintah India dan Pemkot Madiun.

Salah satunya adalah pembangunan patung Biju Patnaik di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) yang akan berdiri di antara patung-patung tokoh dunia lainnya.

“Pak Wali Kota Maidi mengusulkan agar ikon India di PSC adalah Biju Patnaik, tokoh besar India yang pernah mendapat penghargaan tertinggi dari Indonesia untuk warga negara asing,” ujar Manoj, Sabtu (5/7).

Biju Patnaik atau Bijayananda Patnaik dikenal sebagai tokoh penting dalam sejarah diplomasi Indonesia–India.

Ia berjasa besar pada masa revolusi kemerdekaan Indonesia.

Di antaranya, menerbangkan Moh. Hatta dan Sutan Syahrir dari Yogyakarta menuju India setelah Agresi Militer Belanda I, guna mendapatkan dukungan internasional.

Kerja sama ini ditandatangani pada 21 Juni lalu saat peringatan Hari Yoga Internasional di Stadion Wilis.

Tak hanya di sektor pariwisata, hubungan bilateral ini juga menyasar sektor pendidikan.

Pemerintah India membuka beasiswa penuh bagi pelajar Kota Madiun yang ingin melanjutkan pendidikan S1, S2, hingga S3 di India.

Fasilitas beasiswa meliputi biaya kuliah, tempat tinggal, konsumsi, buku, serta uang saku bulanan.

“Untuk tahap awal, kami siapkan kuota 4–5 orang dari Madiun. Syarat utamanya adalah menguasai bahasa Inggris dan memiliki kemampuan akademik yang baik,” terang Manoj.

Selain itu, disiapkan pula program kursus singkat berdurasi 1–2 bulan untuk guru, pejabat, pelaku usaha, dan pegawai swasta berusia 25–45 tahun.

Semua biaya ditanggung oleh pemerintah India.

“Harapannya, masyarakat Madiun bisa mengenal lebih dekat kebudayaan India dan mempererat hubungan dua negara,” pungkasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#kerja sama #kota madiun #beasiswa #PSC #Pariwisata #Patung Biju Patnaik #india #Wali Kota Maidi #Pemkot Madiun