Jawa Pos Radar Madiun - Tim Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Madiun yang sukses mempersembahkan prestasi membanggakan.
Tidak tanggung-tanggung, tiga medali berhasil diboyong pulang: dua medali emas dan satu perak, menegaskan posisi Madiun sebagai salah satu kekuatan baru olahraga barongsai di Jawa Timur.
Dua medali emas datang dari dua kategori berbeda.
Penampilan solid delapan atlet muda Kota Madiun dalam kategori Barongsai Tradisional menjadi kunci kemenangan.
Islam (SMKN 1), Revan Nazriel Kurniawan (SMKN 2), Haryo Bimo Saputro dan Anastasia Nagita Oktaviana (SMAN 5), Anggi Ayudya Paramitha (SMAN 2), Amellia Wahyudi (SMPN 6), Hamka, dan Richie Koh Yi Chen (SDK Santo Bernadus) tampil harmonis dan memukau para juri.
Tidak hanya itu, di kategori Barongsai Zou Tou, pasangan Kichirou Reynard Cato Setiawan (SD Mitra Harapan) dan Revan Nazriel Kurniawan kembali mempersembahkan emas setelah menampilkan aksi luar biasa yang memikat perhatian penonton dan dewan juri.
Raihan Kota Madiun semakin lengkap setelah duet Haryo Bimo Saputro dan Anthony Revo Fernando (SMAN 5) meraih perak dalam kategori Barongsai Kecepatan, sekaligus membuktikan potensi atlet-atlet muda barongsai di kota ini.
Ketua FOBI Kota Madiun, Agus Setiawan, menuturkan bahwa prestasi gemilang ini tidak lepas dari persiapan dan latihan intensif yang dijalani sejak Januari lalu di GOR Wilis Kota Madiun.
“Target sejak awal memang dua emas. Kami sudah prediksi dari kekuatan lawan dan persiapan matang,” ungkap Agus.
Meski sudah melebihi ekspektasi, Agus tetap melihat ada ruang untuk perbaikan.
Dari total 20 atlet yang turun, peluang untuk menambah emas sebenarnya terbuka lebar, hanya saja beberapa kesalahan teknis menjadi pembelajaran penting ke depan.
“Evaluasi akan dilakukan agar di Porprov Jatim X 2027, raihan medali bisa lebih maksimal,” tambahnya.
Kompetisi barongsai tahun ini semakin ketat dengan kehadiran kota-kota besar seperti Surabaya, Kediri, dan Malang sebagai pesaing utama.
Namun, hal ini justru memotivasi atlet-atlet Madiun untuk terus berlatih dan meningkatkan kualitas di setiap kategori lomba. (err/den)
Editor : Hengky Ristanto