Jawa Pos Radar Madiun – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kota Madiun dipantau langsung anggota Dewan Pendidikan Jatim, Prof Parji, Rabu (16/7).
Dua sekolah yang dikunjungi yakni SMKN 2 dan SMAN 1 Madiun.
Dalam kunjungannya, guru besar Unipma tersebut membagikan kisah perjalanannya dari bangku SD hingga menjabat sebagai rektor selama empat periode.
Hal itu diharapkan mampu memotivasi para peserta didik baru. ’’Ini bukan sidak, tapi upaya memberi motivasi langsung kepada siswa,’’ katanya.
Parji memastikan pelaksanaan MPLS berjalan kondusif. Tidak ditemukan praktik perundungan atau perpeloncoan.
Dia menekankan pentingnya pelaksanaan MPLS yang ramah dan edukatif. ’’MPLS harus edukatif, partisipatif, efektif, dan inklusif,’’ tegasnya.
Pada dua hari sisa MPLS, yakni besok (17/7) dan Jumat (18/7), Parji meminta sekolah menyisipkan edukasi literasi digital.
Menurutnya, siswa perlu dibekali kemampuan memilah informasi dan etika bermedia sosial.
’’Literasi digital penting dikuatkan agar anak-anak tak ikut arus negatif dalam bermedsos,’’ ujarnya. (her)
Editor : Hengky Ristanto