Jawa Pos Radar Madiun – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo kedatangan tamu istimewa.
Sejumlah warga negara asing (WNA) dari India, Brasil, dan Jepang mengunjungi lokasi itu, Senin (21/7).
Mereka diajak menanam pohon bersama serta berkeliling meninjau pengelolaan sampah di Kota Madiun.
Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, TPA Winongo akan dikembangkan menjadi kawasan hijau dengan konsep bukit hutan buah.
“Target kami, udara semakin bersih dan suhu turun. Tanaman ini juga menghasilkan buah yang bermanfaat,” ujarnya.
Maidi menambahkan, pengelolaan sampah di Kota Madiun telah menarik perhatian dunia.
Sampah dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) diproses tuntas di sumbernya, tanpa perlu terus-menerus diangkut ke TPA.
“Ke depan tidak ada lagi truk sampah yang masuk kota setiap 20 menit,” tuturnya.
Upaya ini sejalan dengan target Kota Madiun menjadi salah satu dari 25 kota sehat dunia.
Pembangunan karakter masyarakat sejak usia dini juga menjadi bagian dari strategi besar.
Kunjungan WNA ke Madiun juga membuka peluang kerja sama internasional.
Di antaranya rencana pembangunan Patung Biju Patnaik dari India di kawasan Pahlawan Street Center (PSC).
Pemkot juga menyiapkan konsep kampung internasional dengan perwakilan enam negara di area TPA Winongo.
Duta Besar India untuk Indonesia, H.E. Sandeep Chakravorty, menyampaikan apresiasi atas langkah dinamis Wali Kota Maidi.
“Beliau memiliki visi besar menjadikan Madiun kota internasional yang ramah lingkungan dan sehat. Kami ingin menjadi bagian dari mimpi besar itu,” ungkapnya.
Ia juga mengaku terkesan dengan transformasi kota kecil seperti Madiun yang berani berpikir global.
“Kami ingin membawa India ke Madiun, karena Madiun ingin menjadi bagian dari dunia,” pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto