Jawa Pos Radar Madiun – Puluhan pendekar dari berbagai perguruan pencak silat di Kota Madiun mengikuti bimbingan teknis (bimtek) perwasitan, Sabtu–Minggu (2–3/8).
Pelatihan digelar IPSI Kota Madiun dengan menghadirkan pemateri dari Komite Wasit IPSI Jatim.
Peserta mendapatkan materi aturan pertandingan, sikap empati, hingga nilai-nilai persaudaraan.
“Mayoritas peserta merupakan wasit baru. Sebagian lainnya mengikuti peningkatan kemampuan atau upgrade,” terang Sekretaris IPSI Kota Madiun, Gatot Suhartono.
Pelatihan ini ditujukan untuk membentuk wasit profesional, independen, dan berintegritas.
Gatot menyebut, pelatihan juga menjadi bagian dari program pengembangan jangka panjang pasca keberhasilan cabor pencak silat Kota Madiun menyumbang medali di Porprov Jatim 2025.
“Setelah tiga kali porprov paceklik, pencak silat akhirnya menyumbang medali perunggu. Harapannya, kualitas wasit yang baik akan mendukung prestasi atlet,” imbuhnya.
Ketua IPSI Kota Madiun Bagus Rizki Dinarwan menyatakan bahwa semua perguruan pencak silat tanpa kecuali dilibatkan.
“Tujuan utama kami adalah menyiapkan SDM yang tersertifikasi dan memahami aturan lama maupun baru,” tandasnya. (her)
Editor : Hengky Ristanto