Jawa Pos Radar Madiun – Wali Kota Madiun Maidi mulai melontarkan sinyal mutasi pejabat.
Enam bulan pascapelantikan, dirinya kini bebas melakukan reshuffle tanpa harus meminta persetujuan BKN atau Kemendagri.
Maidi mengungkapkan sudah menyiapkan rencana pergeseran pejabat eselon II.
Bahkan, ia memastikan proses reshuffle bisa dilakukan bulan ini atau paling lambat September.
“Tunggu saja bulan ini atau bulan depan pasti,” kata Maidi, Kamis (21/8).
Menurutnya, hanya pejabat yang benar-benar mampu menjalankan tupoksi secara optimal yang bakal dipertahankan.
Ia menekankan ada tiga kriteria mutlak: bekerja keras tanpa harus disuruh, disiplin tanpa diawasi, dan jujur dalam menjalankan tugas.
“Kalau tidak bisa, mohon maaf, harus siap diganti,” tegasnya.
Meski belum menyebut jumlah pejabat yang akan dimutasi, Maidi mengaku sudah memiliki daftar nama dalam pertimbangannya.
Apalagi, tahun ini ada dua pejabat yang memasuki masa purnatugas: Kepala Bappelitbangda Suwarno dan Kepala Disnaker-KUKM Agus Siswanto.
Selain itu, kursi Kepala Bakesbangpol masih kosong dan sementara dirangkap oleh Budi Wibowo sebagai pelaksana tugas.
Langkah reshuffle ini disebut Maidi sebagai upaya mempercepat kinerja birokrasi.
“Masyarakat butuh aparatur yang melayani, bukan minta dilayani,” tandasnya. (her)
Editor : Hengky Ristanto