Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

RSUD Kota Madiun Tekankan Pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan untuk Cegah Stunting

Erlita H • Senin, 25 Agustus 2025 | 00:30 WIB
Ibu hamil disarankan menjaga gizi dan rutin senam untuk mencegah stunting sejak 1.000 HPK. ILUSTRASI FOTO: BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Ibu hamil disarankan menjaga gizi dan rutin senam untuk mencegah stunting sejak 1.000 HPK. ILUSTRASI FOTO: BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pencegahan stunting tidak bisa ditunda.

Direktur RSUD Kota Madiun dr. Muhammad Nur, Sp.OG menegaskan, kunci utama ada pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK), terutama selama masa kehamilan.

“Selain gizi, ibu hamil perlu menjaga kesehatan fisik dan psikisnya. Senam hamil sangat bermanfaat untuk menjaga kebugaran sekaligus menekan risiko bayi lahir stunting,” ujarnya, Minggu (25/8).

RSUD Kota Madiun kini difokuskan sebagai layanan rujukan bagi persalinan berisiko tinggi.

Sementara persalinan normal bisa dilakukan di puskesmas atau bidan.

’’Kalau kehamilan berisiko tinggi sejak awal sudah kami konseling agar melahirkan di rumah sakit,’’ jelasnya.

Sistem rujukan di Kota Madiun dipastikan berjalan baik.

Hampir tidak ada keterlambatan karena ibu hamil berisiko tinggi sudah terpantau sejak awal.

Penanganan stunting lebih banyak dilakukan di puskesmas melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang bekerja hingga tingkat RT.

RSUD hanya menangani kasus yang membutuhkan konsultasi spesialis anak atau rawat inap.

’’Kalau ada komplikasi, RSUD siap menangani. Namun pencegahan awal tetap dilakukan di puskesmas,’’ pungkasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#kota madiun #senam ibu hamil #RSUD Kota Madiun #1000 HPK #stunting madiun #pencegahan stunting