Jawa Pos Radar Madiun – Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun kembali melahirkan generasi baru insan transportasi.
Sebanyak 204 perwira resmi dilantik dalam wisuda ke-IX yang digelar di Kampus PPI Madiun, Selasa (26/8).
Prosesi dipimpin Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Bambang Siswoyo.
Dalam sambutannya, Bambang menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor penentu dalam pembangunan transportasi nasional.
“Para perwira transportasi yang baru dilantik tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berinovasi dan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan sistem transportasi Indonesia,” ujarnya.
Bambang juga menekankan keunggulan PPI Madiun yang kini menjadi satu-satunya politeknik perkeretaapian dengan seluruh program studi berakreditasi Unggul.
“Capaian ini buah kerja keras seluruh civitas akademika. Semoga kualitas lulusan semakin meningkat dan memberi dampak luas,” imbuhnya.
Direktur PPI Madiun, Efendhi Prih Raharjo, melaporkan 204 lulusan tersebut berasal dari empat program studi.
Meliputi 44 taruna Teknologi Bangunan dan Jalur Perkeretaapian, 44 taruna Teknologi Elektro Perkeretaapian, 46 taruna Teknologi Mekanika Perkeretaapian, dan 70 taruna Manajemen Transportasi Perkeretaapian.
Wisudawan terbaik diraih Kurni Adi Wijaya dari Prodi Teknologi Mekanika Perkeretaapian dengan NAPS 3,87.
Selain itu, penghargaan nonakademik diberikan kepada Ikmal Kaffa Manggala dan penghargaan bahasa kepada Muhammad Fauzul Abrar Batuta.
“Saya bangga dengan capaian ini. Mari kita amalkan ilmu dari PPI demi memajukan perkeretaapian Indonesia,” pesan Kurni kepada rekan seangkatannya.
Dalam momen yang sama, dilakukan penyerahan lulusan kepada stakeholder perkeretaapian, termasuk PT LRT Jakarta.
PPI Madiun juga menyerahkan santunan untuk anak yatim melalui DWP BPSDMP.
Acara berlangsung meriah dengan penampilan marching band yang menjadi simbol kemegahan wisuda. (osi/her)
Editor : Hengky Ristanto