Jawa Pos Radar Madiun – Aktivitas sekretariat dan lembaga DPRD Kota Madiun kembali berjalan normal pascakerusuhan.
Sekretaris DPRD Kota Madiun, Misdi, memastikan agenda rapat paripurna maupun rapat komisi tetap terlaksana.
’’Tugas-tugas di sekretariat maupun rapat paripurna tetap berjalan normal. Ruangan masih bisa digunakan,’’ ujarnya, Rabu (2/9).
Meski operasional tidak terganggu, Misdi menyebut perbaikan tetap dibutuhkan untuk mencegah kerusakan lebih parah.
Bagian genteng gedung menjadi prioritas utama karena berisiko merembes saat hujan deras.
’’Kalau tidak segera diperbaiki, saat hujan deras bisa merembes dan merusak buku, komputer, atau laptop,’’ jelasnya.
Menurut Misdi, gedung DPRD Kota Madiun telah diasuransikan.
Klaim kerusakan diperkirakan mencapai Rp 530 juta.
’’Klaim asuransi nanti masuk ke kas daerah. Kami akan koordinasi dengan wali kota agar bisa dianggarkan dalam PAK APBD 2025,’’ terangnya.
Ia menegaskan, kerusakan lain di luar genteng akan menunggu alokasi anggaran tambahan dari pemkot.
’’Yang bisa langsung kami tangani genteng dulu. Untuk sisanya menunggu proses anggaran,’’ pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto