Jawa Pos Radar Madiun - Sebanyak 3.220 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Madiun dipastikan segera menerima pencairan bantuan sosial (bansos) tahap ketiga.
Program ini mencakup PKH, BPNT, hingga bantuan langsung tunai daerah (BLTD).
Kepala Dinsos PPPA Kota Madiun, Heri Suwartono, menyebut ada 1.787 KPM penerima BLTD, 1.289 KPM penerima BLT Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), dan 144 KPM dari kalangan buruh pabrik rokok.
’’Masing-masing KPM mendapat Rp 600 ribu, dirapel untuk tiga bulan,’’ jelasnya, Kamis (11/9).
Menurut Heri, pencairan tinggal menunggu SK wali kota dan proses dari pemerintah pusat.
Sebelumnya, pembagian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) telah dilakukan.
’’Ada pergeseran desil sesuai Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Jadi pencairan disesuaikan dengan data terbaru,’’ terangnya.
Ia menegaskan, bansos tidak bersifat permanen.
Sistem graduasi diterapkan agar penerima yang kondisi ekonominya membaik bisa keluar dari daftar.
’’Kalau terus-terusan artinya negara gagal. Jadi bisa triwulan ini dapat, triwulan depan tidak,’’ tegasnya.
DTSEN sendiri membagi masyarakat ke dalam 10 desil berdasarkan tingkat kesejahteraan.
Prioritas bansos diberikan kepada desil 1 hingga 5.
’’Mudah-mudahan minggu depan sudah masuk ke rekening masing-masing,’’ pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto