Jawa Pos Radar Madiun – Perekonomian Kota Madiun mencatat kenaikan signifikan triwulan II 2025.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan mencapai 6,35 persen, naik dari 5,87 persen pada triwulan I.
Wali Kota Madiun Maidi menyebut sektor konsumsi menjadi penggerak utama.
“Kami agak keras, kencang, dan yang paling banyak tumbuh dari sektor konsumsi,” ujarnya, kemarin (16/9) saat audiensi dengan BPS di Ngrowo Bening.
Dia menambahkan, wisata menjadi salah satu pendorong.
Setiap akhir pekan, 50–60 bus wisata masuk Kota Madiun.
“Ini berpengaruh pada ekonomi. Harapannya ke depan terus meningkat,” imbuhnya.
Kepala BPS Kota Madiun Abdul Aziz menyebut sektor tersier mendominasi dengan kontribusi 78,56 persen.
Konsumsi rumah tangga menyumbang 72,10 persen.
“Momen Idul Fitri, Idul Adha, libur sekolah, dan HUT Kota Madiun ikut mendongkrak konsumsi,” jelasnya.
Belanja pegawai dan modal pemerintah juga meningkat, mendorong investasi.
“Konsumsi rumah tangga yang naik otomatis menggerakkan sektor lain,” tandas Aziz.
Dia mendorong diskusi lanjutan untuk mengoptimalkan sektor penggerak.
“Potensi Kota Madiun perlu digali lebih cepat agar pertumbuhan tetap terjaga,” pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto