Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dukung Kota Madiun, DTL ITS Kenalkan Life Cycle Assessment sebagai Instrumen Perencanaan Lingkungan

Dwita Ikhtiananda • Kamis, 25 September 2025 | 16:34 WIB
Workshop yang digelar DTL ITS berfokus pada penerapan Life Cycle Assessment (LCA) sebagai instrumen perencanaan lingkungan.
Workshop yang digelar DTL ITS berfokus pada penerapan Life Cycle Assessment (LCA) sebagai instrumen perencanaan lingkungan.

Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat kapasitas perencanaan pembangunan di bidang lingkungan hidup.

Hal itu diwujudkan melalui workshop bersama Departemen Teknik Lingkungan (DTL) Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) dari Laboratorium Manajemen Kualitas Lingkungan.

Workshop yang diikuti jajaran pemkot ini menghadirkan tujuh akademisi ITS: Ervin Nurhayati, Prof. Dr. Ir. Nieke Karnaningroem, Ir. Mas Agus Mardyanto, Dr. Ir. R. Irwan Bagyo Santoso, Ainul Firdatun Nisaa, Achmad Muzakky, dan Hilmi Putra Pradana.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat sekaligus rangkaian KKN mahasiswa DTL ITS.

Fokus utama workshop adalah penerapan Life Cycle Assessment (LCA) sebagai instrumen perencanaan lingkungan.

Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Rizki Adi Hermanto, mengakui bahwa LCA merupakan hal baru bagi jajaran pemkot.

“LCA bisa menjadi salah satu instrumen penting dalam merumuskan strategi atau kebijakan pembangunan, baik di tingkat makro maupun mikro,” jelasnya.

Menurut Rizki, materi yang disampaikan bersifat aplikatif.

“Analisis serupa sebenarnya sudah beberapa kali kami gunakan, seperti manajemen risiko atau analisis keberlanjutan strategi. Tapi LCA ini bisa melengkapi, bahkan lebih implementatif untuk dijalankan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keunggulan LCA adalah kemampuannya menilai dampak lingkungan dari suatu rencana secara menyeluruh.

Dengan begitu, keputusan yang diambil pemerintah daerah bisa lebih matang dan terukur.

Rizki berharap hasil pembahasan workshop tidak berhenti sebatas wacana. “Misalnya tadi sempat dibahas soal rencana menghadirkan insinerator, itu bisa didukung dengan analisis LCA agar lebih matang,” terangnya.

Ia menegaskan, program utama pemerintah daerah harus beriringan dengan upaya peningkatan kualitas lingkungan agar pembangunan tetap berkelanjutan. (naz/*)

Editor : Mizan Ahsani
#pembangunan #lingkungan #kota madiun #its