Jawa Pos Radar Madiun - Ketua REI Madiun Muhammad Ali Fauzi komitmen memperjuangkan akses hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Upayanya melalui program dan sinergi dengan pemerintah daerah serta para pengembang.
Komitmen Fauzi mengantarnya meraih penghargaan Inspiring Figures dalam Radar Madiun Awards 2025.
Fauzi menegaskan, rumah layak adalah kebutuhan dasar setiap warga negara. Karena itu, penyediaannya tidak bisa dilakukan sendiri.
“Kami butuh kolaborasi dengan pemerintah daerah agar bantuan bagi MBR tepat sasaran. Ini bukan sekadar proyek, tetapi tanggung jawab sosial,” ujarnya.
Kondisi tiga hingga empat keluarga yang masih tinggal bersama dalam satu rumah menjadi perhatian utamanya.
Menurut dia, rumah yang sempit memicu ketidaknyamanan sekaligus persoalan sosial.
“Masyarakat perlu memiliki rumah layak sehingga bisa bahagia dan berkembang,” tambahnya.
Fauzi melihat sektor properti sebagai motor pertumbuhan kota. Investasi yang meningkat, katanya, akan selalu berdampak pada tumbuhnya perumahan.
“Kami membaca pasar dari pergerakan investasi dan kebutuhan rumah bagi pekerja,” jelasnya.
Organisasi yang dipimpinnya menaungi 30 perusahaan anggota. Lewat Rakerda, diskusi, hingga bedah kasus, para pengembang didorong terus meningkatkan kompetensi.
REI Madiun juga rutin membahas aturan hukum terbaru agar anggotanya tidak salah langkah.
“Kami ingin memberikan manfaat nyata, bukan hanya menjual rumah. Properti harus mempercantik wajah kota,” pungkasnya.
Muhammad Ali Fauzi, Ketua REI Madiun, raih penghargaan Inspiring Figure di Radar Madiun Awards 2025 berkat perjuangannya menyediakan hunian layak bagi MBR. (eln/naz/*)
Editor : Andi Chorniawan